Program sqlite3 adalah ruang kerja utama kita sepanjang course ini. CLI tersebut dapat dipakai dalam dua cara: sebagai shell interaktif yang terus membaca query satu per satu, atau sebagai perintah tunggal untuk mengeksekusi satu query lalu langsung selesai. Chapter ini membedah kedua mode tersebut sampai kita lancar masuk, menjalankan query, dan keluar dengan benar.

Memulai Shell Interaktif #

Ketik sqlite3 tanpa argumen untuk membuka shell pada database sementara di memori:

bash
sqlite3

Output yang Dihasilkan:

text
SQLite version 3.50.1 2025-06-06 14:52:32
Enter ".help" for usage hints.
sqlite>

Tiga baris output di atas punya makna masing-masing:

  1. SQLite version 3.50.1 ... — versi pustaka yang dipakai shell; angka Anda mungkin berbeda.
  2. Enter ".help" for usage hints. — petunjuk bawaan bahwa perintah .help menampilkan daftar bantuan.
  3. sqlite> — prompt utama; shell siap menerima input.

Selain tanpa argumen, shell juga dapat dibuka langsung pada sebuah berkas database: sqlite3 toko.db membuka berkas toko.db bila sudah ada. Kedua cara tersebut menghasilkan sesi interaktif yang sama; bedanya hanya database mana yang dipasang di belakang sesi.

Menjalankan Query di Shell #

Setiap statement SQL diakhiri titik koma (;). Ketik query berikut pada prompt, lalu tekan Enter:

text
sqlite> SELECT 1 + 1;
2
sqlite>

Apa yang terjadi di balik layar: shell sqlite3 menampung setiap baris yang kita ketik. Selama titik koma belum muncul, shell tidak mengirim apa pun ke engine SQLite. Begitu titik koma ditekan, shell meneruskan seluruh statement ke engine, engine mengeksekusinya, hasilnya dicetak, dan prompt sqlite> kembali muncul.

Query di atas memakai SELECT tanpa tabel — SQLite sanggup menghitung ekspresi murni seperti 1 + 1, menjadikannya cara cepat menguji instalasi maupun mencoba fungsi bawaan.

Query Multi-Baris dan Prompt Kelanjutan #

Statement panjang lebih mudah dibaca bila dipecah beberapa baris. Tekan Enter sebelum menutup statement dengan titik koma:

text
sqlite> SELECT
   ...>   2 * 21;
42
sqlite>

Prompt berubah dari sqlite> menjadi ...>, yang berarti shell masih menunggu kelanjutan statement. Enter tanpa titik koma tidak mengirim apa-apa ke engine, jadi kita bebas merapikan query menjadi beberapa baris. Statement baru selesai dieksekusi setelah baris yang memuat ; ditekan.

Mode Satu Perintah #

Untuk pekerjaan singkat, shell interaktif tidak selalu perlu dibuka. Berikan database dan satu statement SQL sekaligus sebagai argumen:

bash
sqlite3 :memory: "SELECT 2 * 21 AS hasil;"

Output yang Dihasilkan:

text
42

Bila query menarget berkas database yang sudah ada, ganti :memory: dengan nama berkasnya — misalnya sqlite3 toko.db "SELECT ...;". Mode satu perintah (one-off) ini menyala dan mati dengan sendirinya: cocok untuk pemeriksaan cepat, skrip shell, cron, dan pipeline di mana membuka sesi interaktif justru menghambat.

ModeKapan dipakai
Interaktif (sqlite3)Eksplorasi data, belajar, mencoba-coba query bertahap
Satu perintah (sqlite3 db "SQL")Skrip, otomasi, pemeriksaan cepat satu query

Keluar dari Shell #

Ada tiga cara standar untuk menutup sesi interaktif:

CaraKeterangan
.quitPerintah titik khusus CLI; berlaku di semua platform
.exitPerilaku sama persis dengan .quit
Ctrl+DSinyal akhir input (EOF) dari terminal Linux dan macOS

Dua dari tiga cara tersebut — .quit dan .exit — adalah dot command: perintah milik CLI itu sendiri, bukan SQL. Perintah-perintah titik lain seperti .tables dan .mode dibahas tuntas pada Chapter Dot Commands pada sqlite3 CLI.

Dengan modal ini kita sudah bisa masuk, menjalankan query, dan keluar. Latihan berikutnya adalah membangun database sungguhan dari nol — lengkap dengan tabel dan data — pada Chapter Membuat Database Pertama.