Kita sudah memahami alasan mempelajari Rust; langkah berikutnya adalah memasang Rust di komputer kita agar teori dapat langsung dipraktikkan. Tim Rust merekomendasikan pemasangan melalui perkakas bernama rustup, bukan melalui package manager distribusi Linux seperti apt atau dnf. Pada Chapter ini kita akan memasang toolchain Rust lengkap, mengatur PATH, lalu memverifikasi bahwa rustc (kompilator) dan cargo (build tool) benar-benar siap dipakai.
Rustup sebagai Cara Instalasi Resmi #
rustup adalah perkakas resmi untuk mengelola seluruh instalasi Rust di satu komputer. Melalui rustup, kita dapat memasang beberapa versi Rust secara berdampingan, memperbaruinya dengan satu perintah, dan menambahkan komponen tambahan seperti rustfmt atau clippy tanpa mengunduh ulang semuanya. Ketika tim Rust merilis versi stabil baru setiap enam minggu, rustup-lah yang menarik pembaruan tersebut ke komputer kita.
Alasan kedua: rustup memasang seluruh perkakas ke dalam direktori milik user kita (bukan direktori sistem), sehingga proses instalasi tidak memerlukan hak administrator dan tidak bentrok dengan paket sistem.
Instalasi di Linux dan macOS #
Buka terminal, lalu jalankan perintah pengunduh berikut:
curl --proto '=https' --tlsv1.2 -sSf https://sh.rustup.rs | shPerintah tersebut mengunduh skrip instalasi rustup-init dari situs resmi sh.rustup.rs dan langsung menjalankannya. Skrip tersebut memeriksa arsitektur komputer, mengunduh toolchain stabil terbaru, lalu memasang rustc, cargo, rust-std, dan dokumentasi ke dalam folder ~/.rustup dan ~/.cargo.
Saat skrip berjalan, kita akan disambut layar sambutan yang menjelaskan lokasi instalasi, diakhiri ringkasan pilihan seperti berikut:
Current installation options:
default host tuple: x86_64-unknown-linux-gnu
default toolchain: stable (default)
profile: default
modify PATH variable: yes
1) Proceed with standard installation (default - just press enter)
2) Customize installation
3) Cancel installationUntuk pemula, pilihan nomor 1 sudah tepat: tekan tombol Enter dan biarkan instalasi standar berjalan sampai selesai. Opsi kustom hanya dibutuhkan ketika kita ingin mengubah toolchain default, profil komponen, atau lokasi instalasi. Nilai default host tuple dan lokasi folder akan menyesuaikan diri dengan komputer kita masing-masing.
Instalasi di Windows #
Pengguna Windows mengunduh berkas rustup-init.exe dari halaman resmi rust-lang.org/tools/install, lalu menjalankan berkas tersebut. Sebelum proses instalasi, rustup meminta kehadiran MSVC Build Tools dari Visual Studio karena linker milik Microsoft dibutuhkan untuk menghasilkan binary Windows. Ikuti petunjuk pada layar instalator; pilihan default sudah sesuai untuk kebutuhan belajar.
Setelah proses instalasi selesai di platform mana pun, struktur direktori yang terbentuk sama:
~/.cargo/binberisi perintah yang dapat dieksekusi:rustc,cargo,rustup,rustfmt, danclippy.~/.cargo/registryberisi cache crate yang kita unduh di kemudian hari.~/.rustupberisi toolchain dan komponen yang dikelola rustup.
Memuat Konfigurasi PATH #
Agar perintah rustc dan cargo dapat dipanggil dari terminal mana pun, folder ~/.cargo/bin harus berada di dalam PATH. Skrip rustup menambahkan konfigurasi ini secara otomatis ke berkas ~/.profile atau ~/.bashrc, tetapi terminal yang sedang terbuka belum membaca konfigurasi terbaru. Muat ulang konfigurasi dengan perintah berikut:
source "$HOME/.cargo/env"Perintah source membaca berkas env milik cargo dan memperbarui PATH pada sesi terminal aktif. Terminal yang kita buka setelah instalasi selesai akan memuat konfigurasi tersebut secara otomatis, sehingga perintah di atas cukup dijalankan sekali saja.
Memverifikasi Instalasi #
Tiga perintah berikut memastikan seluruh komponen inti terpasang dengan benar:
rustc --version
cargo --version
rustup --versionOutput yang Dihasilkan pada komputer yang dipakai menulis materi ini:
rustc 1.99.0 (b940084d7 2026-09-28)
cargo 1.99.0 (5f94df478 2026-08-27)
rustup 1.29.1 (d95a37b6a 2026-08-13)
info: This is the version for the rustup toolchain manager, not the rustc compiler.
info: the currently active `rustc` version is `rustc 1.99.0 (b940084d7 2026-09-28)`Angka versi pada komputer kita pasti berbeda karena Rust merilis versi baru setiap enam minggu. Tiga baris pertama adalah yang penting: rustc, cargo, dan rustup harus terpanggil tanpa pesan command not found. Dua baris info hanyalah pengingat bahwa rustup dan rustc adalah dua program berbeda dengan nomor versi berbeda.
Untuk melihat status instalasi secara ringkas, jalankan rustup show:
Default host: x86_64-unknown-linux-gnu
rustup home: /home/z/.rustup
installed toolchains
--------------------
stable-x86_64-unknown-linux-gnu (active, default)
active toolchain
----------------
name: stable-x86_64-unknown-linux-gnu
active because: it's the default toolchain
installed targets:
x86_64-unknown-linux-gnuBaris Default host menunjukkan triplet target komputer kita (x86_64-unknown-linux-gnu pada contoh di atas; pengguna macOS Apple Silicon akan melihat aarch64-apple-darwin). Bagian installed toolchains mendaftar semua toolchain yang sudah terpasang, dan tanda (active, default) menunjukkan toolchain yang sedang dipakai.
Uji Kompilasi Pertama #
Verifikasi versi belum membuktikan bahwa toolchain dapat menghasilkan binary. Buat berkas bernama cek-rust.rs berisi program tiga baris berikut menggunakan editor teks favorit kita:
fn main() {
println!("Instalasi Rust berhasil!");
}Kompilasi berkas tersebut dengan rustc, lalu jalankan hasilnya:
rustc --edition 2021 cek-rust.rs
./cek-rustOutput yang Dihasilkan:
Instalasi Rust berhasil!Kompilasi berhasil ketika rustc tidak mencetak pesan apa pun; kebisuan kompilator justru pertanda baik. Perintah ./cek-rust menjalankan binary hasil kompilasi yang muncul di folder yang sama dengan berkas sumbernya. Jika kalimat di atas tercetak di terminal, seluruh rantai perkakas — dari kompilator hingga binary — bekerja sempurna.
Ringkasan #
Kita memasang Rust melalui rustup, satu-satunya cara resmi yang menjaga rustc dan cargo tetap mutakhir dan terkelola di dalam direktori user. PATH dimuat lewat source "$HOME/.cargo/env", instalasi diverifikasi dengan --version, dan diuji dengan kompilasi nyata satu berkas. Pada Chapter berikutnya kita akan mengenal cargo lebih dalam sebagai manajer proyek yang akan menemani setiap baris kode Rust kita.