Function print() adalah kanal output paling sering dipakai sepanjang karier seorang programmer Python — mulai dari program pertama hingga skrip debugging di sistem produksi. Di balik kesederhanaannya, print() menyimpan parameter yang memungkinkan kita mengatur format keluaran secara presisi: pemisah antar nilai, karakter penutup baris, hingga tujuan output. Chapter ini membedah satu per satu parameter tersebut.
Bentuk Lengkap print() #
Signature lengkap function ini adalah print(*objects, sep=' ', end='\n', file=sys.stdout, flush=False). Untuk sekarang, tiga parameter pertama yang paling sering kita pakai:
| Parameter | Nilai default | Tugas |
|---|---|---|
sep | ' ' (satu spasi) | pemisah antar nilai yang dicetak |
end | '\n' (baris baru) | karakter yang dicetak setelah nilai terakhir |
file | sys.stdout | tujuan output |
Ketiganya diisi lewat keyword argument — parameter yang dipanggil dengan namanya, seperti sep="-" — bukan lewat posisi urutan seperti argument biasa.
Mencetak Banyak Nilai Sekaligus #
print() menerima sejumlah nilai yang dipisah tanda koma. Nilai-nilai tersebut dicetak dalam satu baris dengan pemisah default satu spasi:
print()
print(1, 2, 3)
print("Halo", "dunia")
print("Total:", 3 + 4, "item")Output yang Dihasilkan:
1 2 3
Halo dunia
Total: 7 itemPemanggilan print() tanpa argument sama sekali mencetak satu baris kosong — cara cepat memberi jarak antar output. Perhatikan baris keempat: expression 3 + 4 dievaluasi menjadi 7 terlebih dahulu, baru hasilnya dicetak — perilaku yang sudah kita bahas pada Chapter Statement dan Expression.
Mengatur Pemisah dengan sep #
Parameter sep mengganti pemisah antar nilai. Dengan sep="-", tiga potongan teks tanggal tersusun menjadi satu tanggal format ISO:
print("2025", "06", "15", sep="-")
print("apel", "jeruk", "mangga", sep=", ")Output yang Dihasilkan:
2025-06-15
apel, jeruk, manggaKombinasi favorit praktis adalah sep="\t" untuk membuat kolom berjarak tab, yang memudahkan membaca data berbaris:
print("Nama", "Stok", sep="\t")
print("Apel", "12", sep="\t")
print("Jeruk", "8", sep="\t")Output yang Dihasilkan:
Nama Stok
Apel 12
Jeruk 8Karakter \t adalah escape sequence untuk karakter tab; daftar lengkap escape sequence dibahas pada Chapter Escape Sequences.
Mengatur Akhir Baris dengan end #
Secara default setiap print() diakhiri baris baru. Parameter end mengganti karakter penutup tersebut — misalnya saat merangkai output proses yang berjalan bertahap:
print("Memuat data", end="... ")
print("selesai.")
print("Halo", end="")
print("Dunia")Output yang Dihasilkan:
Memuat data... selesai.
HaloDuniaPemanggilan pertama berakhir dengan "... " alih-alih baris baru, sehingga pemanggilan kedua menyambung di baris yang sama. Pasangan end="" mencetak tanpa penutup sama sekali — seperti HaloDunia pada dua baris terakhir.
Pratinjau f-string #
Untuk menyisipkan nilai variabel tepat di tengah teks, Python menyediakan f-string: string berawalan f yang dapat memuat expression di dalam tanda kurung kurawal:
nama = "Siti"
print(f"Halo, {nama}!")Output yang Dihasilkan:
Halo, Siti!Untuk sekarang, cukup kenali bentuknya karena contoh-contoh selanjutnya memakainya. Pembahasan lengkap f-string — format angka, perataan, expression kompleks — menjadi materi Chapter f-strings di Section String dan Text Processing.
Mencetak ke stderr #
Parameter file mengarahkan output ke kanal lain, yang paling berguna adalah sys.stderr — kanal error bawaan sistem operasi:
import sys
print("Proses dimulai.")
print("Peringatan: stok hampir habis", file=sys.stderr)
print("Proses selesai.")Di terminal, ketiga baris tampak tercampur dalam satu layar. Pemisahannya baru terasa saat output dialihkan: python3 program.py 2> error.log menyimpan baris peringatan ke file error.log, sementara sys.stdout tetap mengalir ke layar. Pemakaian lebih lanjut dua kanal ini dibahas pada Section CLI dan Automation.
Dengan sep, end, dan f-string di tangan, kita sudah bisa membentuk output dengan nyaman. Sisi sebaliknya dari program interaktif — membaca ketikan pengguna — adalah materi Chapter berikutnya.