Antarmuka paling tahan lama di dunia software justru terminal. Kita akan membangun command line interface yang profesional dengan argparse, membaca environment variables, dan mengotomatiskan pekerjaan berulang.
Bangun CLI pertama dengan argparse: argumen posisional, opsi, nilai default, exit code, dan subperintah.
Buka → # Command-Line OptionsKuasai opsi CLI lanjutan: tipe argumen, choices, flag, nargs, mutually exclusive group, dan desain bantuan --help.
Buka → # Environment VariablesBaca dan atur environment variables dengan os.environ, amankan secrets, dan terapkan urutan prioritas konfigurasi.
Buka → # Konfigurasi dengan TOML, JSON, dan YAMLMuat konfigurasi berlapis dari TOML, JSON, dan YAML, lalu gabungkan dengan fungsi merge dan environment variables.
Buka → # subprocessJalankan perintah eksternal dengan subprocess.run: tangkap output, tangani galat, timeout, dan pipe antar proses.
Buka → # Menjalankan Program EksternalResep praktik menjalankan program eksternal: parsing output JSON, streaming, DEVNULL, dan shutil.which.
Buka → # Scheduled JobsJalankan tugas terjadwal dengan time.sleep, cron, dan systemd timer, lalu rancang job yang idempoten dan mudah diawasi.
Buka → # Filesystem AutomationOtomatiskan pekerjaan berkas dengan pathlib: rename massal, pembersihan berdasarkan umur, laporan ukuran, dan dry-run.
Buka → # Membangun CLI ProfesionalGabungkan argparse, logging, konfigurasi, exit code, dan rich menjadi satu CLI utuh yang siap dipaketkan dan diuji.
Buka →