Beberapa aturan harus berlaku tanpa bergantung pada disiplin penulis query. Section ini membahas trigger yang bereaksi pada INSERT UPDATE DELETE, constraint trigger yang menunda validasi, dan event trigger yang mengawasi DDL.
Pahami trigger sebagai fungsi yang menempel pada event tabel.
Buka → # BEFORE dan AFTER TriggerPilih momen trigger berjalan: memodifikasi baris sebelum ditulis atau bereaksi setelahnya.
Buka → # Row-Level vs Statement-LevelBedakan trigger per baris dan per pernyataan beserta konteks NEW OLD dan transition table.
Buka → # Trigger FunctionTulis function khusus trigger dengan variabel NEW, OLD, dan TG_ARGV.
Buka → # INSERT UPDATE DELETE TriggerPasang trigger pada perintah data yang berbeda, termasuk UPDATE OF kolom tertentu.
Buka → # Constraint TriggerValidasi lintas baris dengan constraint trigger yang tertunda hingga COMMIT.
Buka → # Event TriggerAwasi perintah DDL dengan event trigger pada level database.
Buka → # Auditing dengan TriggerBangun jejak audit perubahan data: siapa, kapan, dan apa yang berubah.
Buka → # Keterbatasan TriggerKenali biaya dan jebakan trigger: debugging yang sulit dan efek berantai.
Buka →