Skema yang buruk membuat query terasa seperti melawan arus. Section ini membahas perancangan database relational secara sadar: memetakan entitas, memilih relasi yang tepat, menormalkan hingga 3NF, dan tahu kapan denormalisasi justru dibenarkan.
Terjemahkan dunia nyata menjadi entitas, atribut, dan tabel database.
Buka → # Relasi One-to-OneModelkan relasi satu-ke-satu dan alasan sah yang menyertainya.
Buka → # Relasi One-to-ManyModelkan relasi satu-ke-banyak, pola paling umum di seluruh desain database.
Buka → # Relasi Many-to-ManyHubungkan dua entitas yang saling berhubungan banyak dengan tabel perantara.
Buka → # Junction TableRancang tabel perantara yang benar, dengan atau tanpa atribut tambahan.
Buka → # Normalisasi DatabasePahami tujuan normalisasi: menghilangkan redudansi dan anomali data.
Buka → # First Normal FormTerapkan 1NF: satu nilai per sel dan atomicity yang menyertainya.
Buka → # Second Normal FormTerapkan 2NF: hilangkan ketergantungan parsial pada composite key.
Buka → # Third Normal FormTerapkan 3NF: hilangkan ketergantungan transitif antar kolom non-key.
Buka → # DenormalisasiSengaja menambah redudansi demi kecepatan baca, dan harga yang harus dibayar.
Buka → # Schema dan Search PathAtur objek lintas schema dan pahami search_path yang menentukan resolusi nama.
Buka → # Merancang Skema DatabaseSusun proses perancangan skema dari narasi kebutuhan hingga tabel final.
Buka →