Program yang bermanfaat hampir selalu perlu mengingat dan mengolah nilai: harga barang, jumlah stok, nama pengguna, atau status pesanan. Variabel adalah mekanisme PHP untuk menyimpan nilai tersebut selama program berjalan. Pada Chapter ini kita akan mempelajari cara kerja variabel, aturan penamaannya, dan cara menggunakannya dalam operasi sehari-hari.

Cara Kerja Variabel #

Variabel bertindak sebagai pengenal (identifier) yang menunjuk ke lokasi memori tempat nilai disimpan selama program berjalan. Ketika interpreter PHP membaca tanda sama dengan (=), interpreter mengevaluasi ekspresi di sisi kanan terlebih dahulu, lalu mengikat hasilnya ke variabel di sisi kiri.

Mari kita lihat wujudnya dalam kode:

php
<?php
$harga = 50000;
$jumlah = 3;
$total = $harga * $jumlah;

echo "Total: Rp" . $total . "\n";

Output yang Dihasilkan:

text
Total: Rp150000

Mari kita telaah apa yang terjadi pada baris-baris kode di atas:

  1. Baris 2 ($harga = 50000;): interpreter mengalokasikan memori untuk variabel bernama $harga dan mengisinya dengan nilai integer 50000.
  2. Baris 3 ($jumlah = 3;): variabel $jumlah dibuat dengan nilai 3.
  3. Baris 4 ($total = $harga * $jumlah;): PHP membaca nilai dari $harga dan $jumlah, mengalikan keduanya menghasilkan 150000, kemudian menyimpan hasilnya ke variabel baru bernama $total.
  4. Baris 6 (echo ...;): menggabungkan teks string dengan nilai variabel $total menggunakan operator titik (.) dan mencetaknya ke terminal.

Tanda $ pada awal nama variabel bukan hiasan; tanda tersebut wajib ada setiap kali variabel ditulis, baik saat dibaca maupun saat diberi nilai.

Memberi Nilai Baru dan Membaca Ulang #

Isi variabel dapat diganti kapan saja selama program berjalan; penugasan terakhir selalu menimpa nilai sebelumnya. Perhatikan contoh berikut:

php
<?php
$stok = 10;
echo "Stok awal: $stok\n";

$stok = $stok - 4;
echo "Stok akhir: $stok\n";

Output yang Dihasilkan:

text
Stok awal: 10
Stok akhir: 6

Pada baris $stok = $stok - 4;, interpreter membaca nilai $stok yang lama (10), menguranginya dengan 4, lalu menyimpan hasil 6 kembali ke $stok. Variabel berfungsi seperti papan tulis yang dapat dihapus dan ditulis ulang.

Menggabungkan Teks dan Variabel #

Sejauh ini kita menggabungkan teks dengan operator titik (.). PHP juga menyediakan cara lain yang lebih mudah dibaca bernama string interpolation menggunakan tanda kutip ganda:

php
<?php
$nama = "Budi";
$poin = 95;

echo "Selamat, " . $nama . "!\n";
echo "Nama: $nama, Poin: $poin\n";

Output yang Dihasilkan:

text
Selamat, Budi!
Nama: Budi, Poin: 95

Pada baris terakhir, nama variabel yang ditulis di dalam string berkutip ganda otomatis digantikan dengan nilainya. Mekanisme ini hanya bekerja pada tanda kutip ganda; string dengan tanda kutip tunggal ('...') mencetak nama variabel apa adanya. Perbedaan detail kedua jenis string ini akan kita bedah tuntas pada Section String dan Text Processing.

Berkas contoh.php pada bagian bawah halaman merangkum seluruh contoh di atas dalam satu program utuh yang dapat Anda unduh dan jalankan langsung.

Ringkasan #

Variabel menyimpan nilai bernama yang dapat dibaca dan ditulis ulang selama program berjalan. Nama variabel diawali $, mengikuti aturan penamaan, dan sensitif terhadap kapitalisasi. Dengan bekal ini, kita siap membahas aturan penamaan variabel secara formal pada Chapter berikutnya.

Berkas Sumber

Berkas pendukung halaman ini dapat diunduh dan dijalankan langsung sesuai penjelasan di atas.

contoh.php

Unduh berkas
php
<?php

// contoh.php — rangkuman Chapter Variabel dalam satu program utuh.
// Jalankan dengan: php contoh.php

$harga = 50000;
$jumlah = 3;
$total = $harga * $jumlah;

echo "Total: Rp" . $total . "\n";

$stok = 10;
echo "Stok awal: $stok\n";

$stok = $stok - 4;
echo "Stok akhir: $stok\n";

$nama = "Budi";
$poin = 95;

echo "Selamat, " . $nama . "!\n";
echo "Nama: $nama, Poin: $poin\n";