Setelah program pertama berjalan, kita membongkar mekanisme dasar yang dipakai setiap program PHP: variabel sebagai tempat menyimpan nilai, aturan penamaannya, constants untuk nilai tetap, serta scope yang menentukan di mana variabel dapat dibaca. Section ini juga memperkenalkan superglobals, variable references, dan strict types — tiga konsep yang sering mengejutkan pemula — lalu menutup dengan peta besar type system PHP sebagai jembatan ke section berikutnya.
Pelajari cara membuat, memberikan nilai, dan menggunakan variabel dalam PHP.
Buka → # Aturan Penamaan VariabelPelajari aturan penamaan variabel PHP secara mendalam untuk menulis kode yang bebas galat dan mudah dibaca.
Buka → # ConstantsPelajari cara membuat nilai tetap dengan define() dan const serta memanfaatkan magic constants bawaan PHP.
Buka → # Variable ScopePelajari aturan local scope, global scope, static variable, dan batas include untuk mengendalikan visibilitas variabel.
Buka → # SuperglobalsPelajari delapan superglobals bawaan PHP beserta cara membacanya dengan aman dari CLI maupun web.
Buka → # Memahami Variable ReferencesPelajari cara kerja references sebagai alias di symbol table beserta jebakannya pada foreach dan unset.
Buka → # Dynamic VariablesPelajari cara membuat nama variabel yang dihitung saat runtime dengan dynamic variables beserta pola pemakaian dan risikonya.
Buka → # Strict TypesPelajari cara mengaktifkan declare(strict_types=1) untuk mematikan konversi tipe otomatis dan menegakkan tipe argumen secara ketat.
Buka → # PHP Type SystemPelajari peta lengkap type system PHP — kategori tipe, alat pemeriksa tipe, dan tempat deklarasi tipe boleh muncul.
Buka →