Semua perkakas PHP terpenting hidup di terminal: php itu sendiri, Composer untuk mengelola dependensi, Git untuk versi kode, phpunit untuk pengujian. Pengembang yang nyaman dengan terminal bekerja lebih cepat karena setiap tugas berulang dapat menjadi satu baris perintah. Pada chapter ini kita akan meluruskan istilah di sekitar terminal, menguasai segelintir perintah navigasi yang dipakai setiap hari, lalu merakit proyek PHP kecil sepenuhnya dari terminal — tanpa menyentuh mouse sama sekali.

Terminal, Shell, dan Konsol #

Tiga istilah ini sering dipakai bergantian, tetapi maknanya berbeda. Terminal (atau terminal emulator) adalah jendela aplikasi tempat Anda mengetik — misalnya Windows Terminal atau Terminal.app. Shell adalah program di dalam jendela tersebut yang membaca perintah Anda, mengeksekusinya, lalu menampilkan hasilnya — misalnya bash, zsh, atau PowerShell. Konsol adalah sebutan umum untuk keduanya. Shell-lah yang menentukan sintaks perintah, dan itulah kenapa perintah di Linux/macOS (bash/zsh) terasa sedikit berbeda dengan di Windows (PowerShell).

Sistem operasiTerminal yang umumShell bawaan
LinuxGNOME Terminal, Konsolebash
macOSTerminal.app, iTerm2zsh
WindowsWindows TerminalPowerShell

Perbedaan antar shell lebih tipis daripada kelihatannya: perintah inti seperti cd, ls, dan mkdir bekerja sama di bash, zsh, maupun PowerShell modern — PowerShell sengaja menyediakan nama-nama Unix tersebut sebagai alias. Karena course ini diuji di bash, contoh-contoh berikut memakai sintaks bash, dan kami menandai perintah yang berbeda di PowerShell.

Perintah Dasar Navigasi #

Enam perintah berikut menutup 90% kebutuhan harian Anda di dalam terminal:

Tujuanbash / zshPowerShell
Melihat direktori aktifpwdpwd (alias dari Get-Location)
Melihat isi direktorilsls (alias dari Get-ChildItem)
Berpindah direktoricd belajar-phpcd belajar-php
Membuat direktorimkdir belajar-phpmkdir belajar-php
Membaca isi berkas tekscat halo.phpcat halo.php (alias dari Get-Content)
Menghapus berkasrm sementara.txtrm sementara.txt (alias dari Remove-Item)

Perintah pwd (print working directory) menjawab “saya sedang ada di mana” — posisi ini menentukan berkas mana yang ditemukan php halo.php. Perintah cd menerima path relatif terhadap posisi saat ini (cd .. naik satu tingkat, cd sub/folder masuk lebih dalam) maupun path absolut (cd /home/z/belajar-php). Perintah ls menerima opsi seperti ls -l untuk rincian per berkas; PowerShell menyebut opsi serupa dengan -Force untuk berkas tersembunyi dan sejenisnya.

Merakit Proyek Kecil dari Terminal #

Mari kita rangkai semuanya. Urutan berikut membuat direktori proyek, masuk ke dalamnya, menulis berkas PHP lewat heredoc, lalu menjalankannya:

bash
mkdir -p belajar-php
cd belajar-php
cat > halo.php <<'PHP'
<?php
echo "Halo, PHP dari terminal!\n";
PHP
php halo.php

Output yang Dihasilkan:

text
Halo, PHP dari terminal!

Empat baris pertama layak dibedah satu per satu. mkdir -p belajar-php membuat direktori baru; flag -p membuat parent yang belum ada sekaligus tidak protes bila direktori tersebut sudah ada. cd belajar-php memindahkan posisi kerja ke direktori baru itu. Konstruksi cat > halo.php <<'PHP' ... PHP adalah heredoc: shell mengumpulkan semua baris di antara penanda PHP (penanda mana pun boleh, yang penting sama di awal dan akhir) lalu menuliskannya ke berkas halo.php — cara tercepat membuat berkas berisi banyak baris tanpa membuka editor. Terakhir, php halo.php mengeksekusi berkas tersebut, dan echo di dalamnya mencetak salam kita.

Setelah selesai, periksa hasil kerja Anda:

bash
pwd
ls

Output yang Dihasilkan:

text
/home/z/belajar-php
halo.php

Keluaran pwd di atas memperlihatkan lokasi di komputer tempat materi ini diuji; di komputer Anda, path-nya tentu mengikuti nama pengguna dan lokasi Anda memulai. Yang penting: pwd mengonfirmasi kita berada di dalam belajar-php, dan ls menunjukkan berkas halo.php sebagai satu-satunya isi direktori tersebut.

Trik yang Mempercepat Kerja Anda #

Terminal menghargai kebiasakan kecil yang menghemat waktu besar. Pertama, lengkapan otomatis dengan Tab: ketik php ha lalu tekan Tab, dan shell melengkapi menjadi php halo.php; tekan Tab dua kali bila beberapa berkas cocok untuk melihat kandidatnya. Kedua, riwayat perintah dengan panah atas: tekan ↑ untuk memanggil kembali perintah sebelumnya, lalu Ctrl + R untuk mencari di seluruh riwayat. Ketiga, hentikan program dengan Ctrl + C: ini adalah tombol darurat yang menghentikan skrip macet maupun server web bawaan PHP yang sedang berjalan. Keempat, bersihkan layar dengan Ctrl + L (atau perintah clear) saat keluaran mulai memenuhi layar.

Ringkasan #

Terminal adalah ruang kerja utama pengembang PHP: pwd, ls, cd, mkdir, cat, dan rm menutup kebutuhan navigasi harian, sementara heredoc memungkinkan menulis berkas tanpa meninggalkan keyboard. Lengkapan Tab, riwayat perintah, dan Ctrl + C menjadikan semuanya cepat dan terkendali. Perlengkapan kita kini lengkap — PHP terpasang, editor siap, terminal dikuasai — dan sisanya tinggal satu: bagaimana bila sesuatu di antaranya tetap bermasalah? Chapter penutup section ini menyediakan peta penanganannya.