Interpreter dan skrip menempatkan kode di satu sisi dan output di terminal di sisi lain. Jupyter Notebook menyatukan keduanya dalam satu dokumen: narasi teks, kode, dan hasil eksekusi hidup berdampingan. Format ini dikenal sebagai literate computing dan menjadi pilihan umum untuk eksplorasi data, pembelajaran, hingga laporan analisis.

Menginstal dan Menjalankan Jupyter #

Jupyter Notebook dipasang sebagai paket, di dalam virtual environment seperti paket lainnya:

bash
# notest
pip install notebook

Setelah terpasang, jalankan server notebook dari folder proyek:

bash
# notest
jupyter notebook

Perintah kedua menyalakan server lokal dan membuka browser pada alamat http://localhost:8888. Dari halaman dashboard yang tampil, kita dapat membuat file notebook baru berekstensi .ipynb: tekan tombol New, lalu pilih Python 3 (ipykernel). Untuk menghentikan server, kembali ke terminal tempat jupyter notebook berjalan, lalu tekan Ctrl-C (dua kali bila diminta konfirmasi).

Cell dan Kernel #

Notebook tersusun dari cell — kotak yang menampung satu potongan isi. Ada dua jenis cell:

  • Code cell: berisi kode Python yang dapat dieksekusi.
  • Markdown cell: berisi narasi, heading, atau daftar yang ditulis dalam format Markdown. Markdown cell dirender menjadi teks tampil oleh Shift+Enter yang sama.

Menekan Shift+Enter mengeksekusi cell aktif lalu memindahkan fokus ke cell berikutnya — inilah pola kerja dasar di notebook. Setiap eksekusi ditangani oleh kernel, yaitu proses Python yang menyimpan seluruh variabel selama notebook terbuka. Nomor [1], [2], dan seterusnya di sisi kiri cell menandai urutan eksekusi.

Sebagai contoh, berikut isi sebuah code cell beserta hasilnya bila cell tersebut dieksekusi:

python
import numpy as np

rng = np.random.default_rng(42)
stok = rng.integers(10, 50, size=5)
print("Stok awal :", stok)
print("Sisa stok :", stok - 5)
print("Total     :", stok.sum())

Output yang Dihasilkan:

text
Stok awal : [13 40 36 27 27]
Sisa stok : [ 8 35 31 22 22]
Total     : 143

Mari kita bedah:

  1. Baris 3: np.random.default_rng(42) menciptakan generator angka acak ber-seed 42, sehingga urutan angkanya sama di mesin mana pun.
  2. Baris 4: rng.integers(10, 50, size=5) menghasilkan lima bilangan bulat antara 10 sampai 49 — di sini menjadi simulasi stok lima gudang.
  3. Baris 5–7: stok dikurangi lima unit per gudang, lalu dijumlahkan; hasilnya tercetak di bawah cell.

Perintah Berguna dan Kebiasaan Aman #

Beberapa perintah yang sering dipakai saat bekerja dengan notebook:

  • %whos — magic command yang menampilkan daftar variabel di kernel beserta tipe dan ukurannya; berguna untuk meninjau state saat ini.
  • Esc lalu M — mengubah cell aktif menjadi markdown cell untuk menulis narasi.
  • Kernel → Restart — mengosongkan seluruh variabel dan menyalakan kembali kernel dari awal.