Kita sudah mengenal runtime Node.js pada Section sebelumnya; sekarang saatnya memasang runtime tersebut ke komputer kita. Instalasi Node.js adalah pintu masuk semua praktik pada Course ini — tanpa perintah node yang berfungsi, tidak ada contoh kode yang bisa dijalankan. Kabar baiknya, proses pemasangan kini ringkas: satu installer, beberapa menit, dan npm ikut terpasang otomatis. Chapter ini memandu kita memilih versi yang tepat, lalu memasang Node.js di Windows, macOS, dan Linux melalui dua jalur: installer resmi dan package manager.
Memilih Versi: LTS atau Current #
Halaman unduhan resmi Node.js selalu menawarkan dua jenis rilis: LTS (Long Term Support) dan Current. LTS adalah jalur rilis yang dijanjikan diperbaiki selama kurang lebih 30 bulan sejak versi tersebut pertama kali dirilis, sehingga cocok untuk pembelajaran maupun aplikasi produksi. Current berisi fitur runtime paling baru, tetapi hanya didukung sekitar enam bulan sampai versi mayor berikutnya menggantikannya. Perbandingan keduanya dirangkum pada tabel berikut:
| Aspek | LTS | Current |
|---|---|---|
| Versi mayor | angka genap (20, 22, 24, …) | selalu rilis terbaru, genap maupun ganjil |
| Lama dukungan | sekitar 30 bulan sejak rilis awal | sekitar 6 bulan, hingga versi mayor baru |
| Isi pembaruan | perbaikan keamanan dan perbaikan cacat | fitur V8 dan API baru |
| Cocok untuk | pembelajaran dan aplikasi produksi | menguji fitur terbaru lebih dulu |
Untuk mengikuti Course ini, kita pakai LTS. Seluruh contoh kode diuji pada Node.js v24.21.0 yang berada pada jalur LTS. Jadwal rilis lengkap tiap versi bisa kita lihat di halaman rilis sebelumnya Node.js .
Instalasi melalui Installer Resmi #
Jalur paling mudah bagi pemula adalah installer resmi dari nodejs.org. Buka halaman unduhan , pilih sistem operasi dan arsitektur komputer kita, lalu unduh installer LTS yang tersedia. Panduan singkatnya per sistem operasi:
Windows #
Unduh berkas .msi untuk LTS, jalankan berkas tersebut, lalu ikuti langkah-langkah wizard instalasi. Opsi Add to PATH yang muncul di tengah proses perlu tetap tercentang — opsi inilah yang membuat perintah node bisa dikenali dari mana pun di terminal. Setelah wizard selesai, buka terminal baru (PowerShell atau Command Prompt) lalu lanjut ke bagian Memastikan Instalasi Berhasil.
Pengguna Windows juga bisa memakai package manager winget tanpa membuka browser:
winget install OpenJS.NodeJS.LTSmacOS #
Unduh berkas .pkg untuk LTS dari halaman unduhan, jalankan berkasnya, lalu ikuti langkah instalasi yang tampil di layar. Prosesnya serupa dengan memasang aplikasi macOS pada umumnya: pilih tujuan instalasi, masukkan kata sandi bila diminta, lalu tunggu hingga selesai. Setelah itu, buka aplikasi Terminal dan lanjut ke bagian Memastikan Instalasi Berhasil.
Linux #
Node.js tidak menyediakan installer grafis untuk Linux, tetapi halaman unduhan menyediakan berkas biner siap pakai yang tinggal diekstrak. Dalam praktiknya, pengguna Linux lebih sering memilih salah satu dari dua jalur: package manager bawaan distro (dibahas setelah ini) atau version manager seperti nvm yang kita bahas tuntas pada Chapter Mengelola Versi Node.js.
Instalasi melalui Package Manager #
Package manager memasang Node.js lewat satu perintah di terminal, sama seperti memasang perangkat lunak lain di sistem operasi tersebut. Tabel berikut merangkum perintah yang paling umum dipakai:
| Sistem Operasi | Package Manager | Perintah |
|---|---|---|
| Debian / Ubuntu | apt | sudo apt install nodejs npm |
| Fedora | dnf | sudo dnf install nodejs |
| macOS | Homebrew | brew install node |
| Windows | winget | winget install OpenJS.NodeJS.LTS |
Bentuk perintahnya untuk tiap distro terlihat seperti berikut:
# Debian / Ubuntu
sudo apt update
sudo apt install nodejs npm# Fedora
sudo dnf install nodejs# macOS dengan Homebrew
brew install nodeMemastikan Instalasi Berhasil #
Satu perintah cukup untuk memastikan Node.js terpasang dan dikenali oleh terminal. Ketik perintah berikut, lalu tekan Enter:
node --versionOutput yang Dihasilkan:
v24.21.0Perintah ini meminta runtime Node.js melaporkan nomor versinya sendiri. Angka v24.21.0 terbaca sebagai mayor 24, minor 21, dan patch 0 — format yang akan kita bedah lagi pada Chapter Memverifikasi Instalasi Node.js. Bila versi yang tampil berbeda, tidak masalah; yang penting perintah ini berhasil menampilkan sesuatu, bukan pesan command not found. Bila muncul pesan error, jangan panik — Chapter Memecahkan Masalah Instalasi di akhir section ini menyediakan panduan diagnosis lengkap.
Dengan Node.js di komputer kita, langkah berikutnya adalah memeriksa instalasi tersebut lebih menyeluruh: versi runtime, versi npm, lokasi berkas node, hingga uji eksekusi JavaScript pertama. Semuanya menunggu pada Chapter Memverifikasi Instalasi Node.js.