Node.js yang terpasang belum tentu berarti Node.js yang siap dipakai — ada kalanya instalasi selesai tetapi terminal belum mengenal perintah node, atau versi yang aktif ternyata bukan versi yang kita harapkan. Karena itu, setiap kali memasang Node.js di komputer baru, biasakan memverifikasi empat hal: versi runtime, versi npm, lokasi program node, dan kemampuan runtime mengeksekusi kode. Chapter ini menjalankan keempat pemeriksaan tersebut satu per satu supaya kita tahu persis kondisi lingkungan kerja kita.
Memeriksa Versi Node.js #
Pemeriksaan pertama meminta Node.js melaporkan nomor versinya sendiri:
node --versionOutput yang Dihasilkan:
v24.21.0Nomor versi v24.21.0 terbaca dengan format mayor.minor.patch. Angka mayor 24 menandakan generasi runtime, angka minor 21 menandakan kumpulan fitur dan perbaikan dalam generasi tersebut, dan angka patch 0 menandakan level perbaikan cepat. Format tiga angka ini berasal dari spesifikasi semantic versioning yang juga dipakai oleh jutaan package npm — kita akan membedahnya tuntas pada Chapter Semantic Versioning. Bila perintah ini menampilkan versi yang berbeda, tidak ada yang perlu dikhawatirkan; catat saja versinya karena beberapa fitur Course ini diuji pada jalur LTS versi 24.
Memeriksa Versi npm #
Installer Node.js memasang npm sebagai bagian dari paketnya, jadi pemeriksaan kedua memastikan keduanya hadir bersamaan:
npm --versionOutput yang Dihasilkan:
11.19.0Perintah di atas menanyakan versi npm, bukan versi Node.js. Angka 11.19.0 sengaja tidak mengikuti angka 24.21.0 karena npm dirilis dalam siklus tersendiri. Perpaduan keduanya menentukan perilaku npm install dan package.json yang akan kita pakai mulai Section Modules dan Packages. Bila node --version berhasil tetapi npm --version gagal, kemungkinan besar instalasi terputus di tengah proses — ulangi instalasi dengan installer yang sama.
Menemukan Lokasi Program node #
Dua pemeriksaan pertama membuktikan Node.js berfungsi; pemeriksaan ketiga menjawab pertanyaan yang lebih tajam: program node yang berjalan sekarang berada di mana? Di Linux dan macOS, perintahnya:
which nodeDi Windows, perintah setara yang berjalan di Command Prompt adalah where node, sementara di PowerShell kita bisa memakai Get-Command node. Ketiga perintah tersebut mencetak lokasi berkas program yang akan dieksekusi shell.
Mekanisme di baliknya perlu kita pahami sejak awal. Ketika kita mengetik node, shell tidak mencari ke seluruh hard disk — shell membaca variable lingkungan PATH, yaitu daftar direktori yang dipisah titik dua (di Linux/macOS) atau titik koma (di Windows), lalu memeriksa direktori-direktori itu berurutan. Direktori pertama yang memuat berkas bernama node (atau node.exe) menjadi pemenang, dan lokasi itulah yang dicetak which. Umumnya lokasinya seperti ini: /usr/bin/node atau /usr/local/bin/node di Linux, /opt/homebrew/bin/node untuk Homebrew di Mac Apple Silicon, dan C:\Program Files\nodejs\node.exe di Windows.
Uji Cepat: Mengeksekusi Ekspresi #
Pemeriksaan terakhir sekaligus menjadi latihan pertama kita mengeksekusi JavaScript di luar browser. Node.js menyediakan opsi -p (print) yang mengevaluasi sebuah ekspresi JavaScript lalu mencetak hasilnya:
node -p '1 + 1'Output yang Dihasilkan:
2Baris tersebut meminta Node.js mengevaluasi ekspresi 1 + 1 dan mencetak hasilnya: angka 2. Ekspresi di dalam tanda kutip boleh berupa operasi matematika, pemanggilan function, hingga property object bawaan seperti process.version. Daftar lengkap opsi baris perintah node terdokumentasi di dokumentasi CLI resmi Node.js
. Angka 2 yang muncul di terminal kita adalah sinyal terkuat: runtime terpasang, dikenali shell, dan sanggup menjalankan JavaScript.
Ringkasan Perintah Verifikasi #
Empat perintah tadi merangkum seluruh pemeriksaan instalasi:
| Perintah | Yang diperiksa | Hasil yang berarti |
|---|---|---|
node --version | versi runtime | nomor versi tercetak, misalnya v24.21.0 |
npm --version | versi package manager | nomor versi tercetak, misalnya 11.19.0 |
which node | lokasi berkas program | path berkas node di penyimpanan |
node -p '1 + 1' | kemampuan eksekusi kode | hasil ekspresi tercetak |
Lingkungan kerja kita kini terverifikasi penuh. Perintah node -p '1 + 1' tadi sebenarnya adalah potongan kecil dari mode interaktif yang jauh lebih powerful: REPL, tempat kita bisa mencoba puluhan baris kode tanpa membuat berkas apa pun. Mode itulah yang kita jelajahi pada Chapter Menggunakan Node.js REPL.