Server tunggal adalah satu titik kegagalan. Replication menyalin data ke server lain untuk membagi beban baca dan menyiapkan jalur pemulihan. Section ini membangun replika MySQL sungguhan dan mengamati lag yang terjadi.
Pahami mengapa satu server MySQL menjadi titik lemah: SPOF, beban baca, dan pemulihan bencana. Kenali ide dasar replication yang menyalin setiap perubahan dari source ke replica melalui binary log, istilah source/replica yang menggantikan master/slave, daftar manfaat, serta apa yang ikut dan tidak ikut direplikasi.
Buka → # Source dan ReplicaBangun topologi replikasi langkah demi langkah: peran source yang menulis binary log versus replica yang menarik dan menjalankan ulang event, pembuatan akun khusus replikasi dengan GRANT REPLICATION SLAVE, konfigurasi my.cnf kedua sisi, CHANGE REPLICATION SOURCE TO beserta bedah parameternya, sampai perintah START/STOP/RESET REPLICA dan cara membaca SHOW REPLICA STATUS.
Buka → # Asynchronous ReplicationBedah mode bawaan MySQL: commit di source selesai tanpa menunggu replica menerima event. Telusuri alur transaksi dari aplikasi ke binary log, relay log, hingga diterapkan di replica lewat diagram sequence, pahami jendela kehilangan data saat crash, lalu kenali semi-synchronous replication dan pengantar group replication sebagai jalan tengahnya.
Buka → # Replication LagReplica yang tertinggal bukan bug tetapi kenyataan operasional. Ukur lag lewat Seconds_Behind_Source, pahami penyebabnya dari single SQL thread hingga batch besar dan jaringan, kenali dampak baca basi dan masalah read-your-writes, lalu terapkan strategi mitigasi dari session routing sampai parallel applier.
Buka → # Read ReplicasSusun pola skalabilitas baca yang paling banyak dipakai di dunia nyata: tulis ke source, sebar SELECT ke banyak read replica. Pelajari routing round-robin di aplikasi, topologi bercabang dan berantai, isolasi beban analitik, peran ProxySQL dan HAProxy, serta kapan read replica berhenti membantu dan waktunya scale-up atau sharding.
Buka → # Failover ConceptsHadapi skenario terburuk: source mati mendadak. Pahami arti failover dan perbandingan RTO-nya, peran read_only dan super_read_only dalam menjaga replica dari tulis liar, prosedur manual mempromosikan replica menjadi source baru, bahaya split-brain dan fencing, otomasi dengan MHA dan Orchestrator, sampai checklist keputusan failover.
Buka → # Batasan ReplicationTutup section dengan kejujuran: replication bukan backup — DROP TABLE ikut direplikasi dengan setia; beban tulis tidak pernah turun; tulis ganda memicu tabrakan auto-increment yang tidak diselamatkan oleh server_id. Uji fungsi nondeterministik seperti RAND(), pahami format ROW, hitung biaya operasional, dan tentukan kapan replikasi cukup versus kapan saatnya group replication.
Buka →