Sebelum menulis satu query pun, kita perlu memastikan ada MySQL Server yang siap menerima perintah di komputer kita. Instalasi MySQL berbeda dari aplikasi biasa karena hasil akhirnya bukan sekadar ikon di menu, melainkan sebuah server yang berjalan di latar belakang ditambah kumpulan program client untuk berkomunikasi dengan server tersebut. Pada Chapter ini kita akan memasang MySQL 8.4 edisi Community menggunakan metode resmi untuk Windows, macOS, dan Linux, lalu memverifikasi hasilnya dengan dua cara: dari shell dan dari dalam sesi MySQL. Chapter ini juga menjelaskan bagaimana MySQL hidup sebagai service atau daemon sehingga kita selalu tahu cara menyalakan dan mematikannya.

Komponen yang Dipasang #

Ketika kita memasang MySQL, yang terpasang sebenarnya adalah satu keluarga program yang saling melengkapi. Program intinya adalah mysqld — daemon server yang menyimpan seluruh data dan memproses setiap query yang masuk. Bersamanya ikut beberapa program client yang dipakai dari terminal, mulai dari mysql sebagai antarmuka SQL utama sampai mysqldump untuk backup. Tabel berikut merangkum peran program yang paling sering kita gunakan sepanjang course ini:

ProgramPeran
mysqldServer database; berjalan terus-menerus di latar belakang
mysqlClient teks untuk menjalankan statement SQL
mysqladminAdministrasi ringkas: ping, status, shutdown
mysqldumpMembuat backup database ke dalam file SQL

Semua metode instalasi resmi memasang keluarga program tersebut sekaligus, sehingga kita tidak perlu memasang client secara terpisah. Keputusan yang tersisa untuk kita hanyalah memilih metode instalasi yang paling sesuai dengan sistem operasi yang kita pakai.

Instalasi di Windows #

Cara resmi yang paling nyaman di Windows adalah MySQL Installer, file .msi yang dapat kita unduh dari halaman downloads di dev.mysql.com/downloads/mysql. Jalankan installer tersebut, pilih tipe Setup Type Server only bila kita hanya butuh server beserta client-nya, lalu ikuti wizard sampai tahap konfigurasi. Pada tahap Accounts and Roles, wizard meminta kita membuat kata sandi untuk user root — simpan kata sandi tersebut baik-baik karena semua latihan berikutnya memakai user ini. Di akhir wizard, MySQL otomatis terdaftar sebagai Windows Service dengan nama semacam MySQL84 dan langsung berjalan tanpa perlu menyalakannya manual.

Alternatif ringkas bagi pengguna Windows 10 ke atas adalah package manager winget. Setelah perintah berikut selesai, MySQL terpasang dengan konfigurasi default dan siap dipakai:

bash
winget install Oracle.MySQL

Perintah winget mengunduh dan menjalankan installer resmi yang sama, sehingga hasil akhirnya tidak berbeda dengan instalasi manual. Setelah proses selesai, buka jendela Command Prompt atau PowerShell baru supaya variabel PATH memuat lokasi program MySQL terbarui.

Instalasi di macOS #

Di macOS kita memiliki dua jalur resmi. Jalur pertama adalah paket .dmg berisi installer .pkg dari situs yang sama, dev.mysql.com/downloads/mysql; klik ganda paketnya dan ikuti langkah instalasi sampai selesai. Jalur kedua yang lebih praktis untuk pengembangan adalah Homebrew. Homebrew memasang MySQL ke lokasi user-space dan menyediakan perintah brew services untuk mengatur hidup-matinya server:

bash
brew install mysql
brew services start mysql

Baris pertama memasang keluarga program MySQL versi terbaru yang tersedia di Homebrew, sedangkan baris kedua mendaftarkan server agar berjalan di latar belakang setiap kali komputer menyala. Bila kita ingin tetap berada di seri 8.4 secara spesifik, perintah brew search mysql memperlihatkan formula utama mysql beserta varian ber-versi seperti [email protected]; pasang varian tersebut lalu jalankan brew services start [email protected]. Setelah server menyala, program mysql dapat langsung dipanggil dari Terminal.

Instalasi di Linux #

Distribusi Linux umumnya sudah menyediakan paket mysql di repositorinya sendiri, tetapi versi dan jenisnya bervariasi antar distro. Untuk memastikan kita memasang MySQL Community Server 8.4 yang asli, praktik terbaiknya adalah memakai repositori resmi MySQL APT Repository untuk keluarga Debian/Ubuntu atau MySQL YUM Repository untuk keluarga Red Hat. Urutan perintahnya untuk Debian/Ubuntu seperti berikut:

bash
sudo dpkg -i mysql-apt-config_0.8.33-1_all.deb
sudo apt-get update
sudo apt-get install mysql-community-server

Baris pertama memasang paket kecil mysql-apt-config yang mendaftarkan repositori resmi MySQL, baris kedua menyegarkan daftar paket, dan baris ketiga memasang server MySQL Community beserta client-nya. Untuk keluarga Red Hat, Fedora, atau Oracle Linux, padanannya adalah sudo dnf install mysql-community-server setelah memasang paket rpm repositori resmi. Selama proses instalasi di Debian/Ubuntu, layar konfigurasi akan meminta kita menetapkan kata sandi root untuk server.

Sebagai rangkuman, tabel berikut memetakan metode resmi dan perintah pengelolaan service untuk tiap sistem operasi:

Sistem operasiMetode resmiMengelola service
WindowsMySQL Installer (MSI), wingetjendela Services, net start MySQL84
macOSpaket DMG resmi, Homebrewbrew services start mysql
Debian/UbuntuMySQL APT Repositorysudo systemctl start mysql
RHEL/FedoraMySQL YUM Repositorysudo systemctl start mysqld

Memverifikasi Instalasi #

Verifikasi pertama dilakukan dari shell, bukan dari dalam MySQL. Perintah mysql --version hanya membaca informasi program client tanpa menghubungi server, sehingga perintah ini cepat dan aman dijalankan kapan saja:

bash
mysql --version

Output yang Dihasilkan:

text
mysql  Ver 8.4.11 for Linux on x86_64 (MySQL Community Server - GPL)

Baris tersebut memberi tiga informasi sekaligus: nama program, nomor versi lengkap, dan edisi yang terpasang. Pada Windows, bagian for Linux on x86_64 diganti for Win64 on x86_64, sedangkan di macOS muncul for macos14 on arm64 atau serupa sesuai arsitektur mesin. Angka 8.4.11 berarti kita memakai MySQL seri 8.4 (jalur LTS) patch ke-11.

Verifikasi kedua memastikan server benar-benar hidup dan dapat menerima koneksi. Hubungkan client ke server dengan mysql -u root -p, lalu jalankan statement berikut di prompt MySQL:

sql
SELECT VERSION();

Output yang Dihasilkan:

text
+-----------+
| VERSION() |
+-----------+
| 8.4.11    |
+-----------+
1 row in set (0.00 sec)

Fungsi VERSION() melaporkan versi dari sisi server, bukan versi program client. Bila kedua verifikasi menampilkan versi yang sama seperti di atas, berikut komponen server dan client terpasang dengan benar dan saling cocok.

MySQL sebagai Service atau Daemon #

Setelah terpasang, MySQL Server dirancang untuk hidup terus-menerus sebagai service (istilah di Windows) atau daemon (istilah di Unix-like), terlepas dari apakah kita sedang membuka terminal atau tidak. Di Windows, server tampil di aplikasi Services dengan nama seperti MySQL84 dan tipe startup otomatis; kita bisa menjedanya lewat menu klik kanan tanpa perintah apa pun. Di Linux berbasis systemd, status server dapat kita periksa kapan saja:

bash
sudo systemctl status mysql

Output yang diharapkan berisi baris Active: active (running) beserta ringkasan proses mysqld. Di macOS dengan Homebrew, perintah brew services list memperlihatkan status started untuk MySQL. Pemahaman tentang service ini penting karena hampir semua masalah “tidak bisa konek” yang kita temui di awal belajar berasal dari server yang belum menyala.

Referensi #

Instalasi yang sehat baru menjadi benar-benar nyaman setelah kita tahu cara menyesuaikan perilakunya. Chapter berikutnya membahas file konfigurasi my.cnf/my.ini, variabel server yang paling sering diubah seperti port dan max_connections, serta cara membaca konfigurasi aktif lewat SHOW VARIABLES.