Sebelum memasang MySQL, kita perlu memilih edisi mana yang akan dipakai. MySQL tersedia dalam beberapa edisi: Community yang gratis dan open source, Standard dan Enterprise yang komersial, serta layanan cloud MySQL HeatWave. Kabar baiknya untuk belajar maupun membangun aplikasi: edisi Community memuat MySQL Server dengan fitur inti yang sama yang kita perlukan sepanjang course ini. Pada Chapter ini kita petakan perbedaan antar edisi dan memeriksa edisi yang sedang berjalan di server.

Peta Edisi MySQL #

Keluarga MySQL terbagi menjadi beberapa edisi dengan model lisensi dan sasaran yang berbeda:

EdisiModelSasaran
MySQL CommunityGratis, lisensi GPLBelajar, aplikasi web, hingga sistem produksi
MySQL StandardKomersialOrganisasi yang membutuhkan lisensi komersial dan dukungan dasar
MySQL EnterpriseKomersialStandard ditambah tool lanjutan serta dukungan penuh Oracle
MySQL HeatWaveLayanan cloudDatabase service dengan akselerator analitik in-memory

Kolom sasaran pada tabel di atas menjelaskan posisi tiap edisi. Community melayani pembelajar dan mayoritas proyek aplikasi tanpa biaya. Standard dan Enterprise melayani organisasi yang membutuhkan lisensi komersial, tool tambahan, atau dukungan teknis resmi. HeatWave melayani tim yang ingin memakai MySQL sebagai layanan cloud lengkap dengan kemampuan analitik.

MySQL Community Edition #

MySQL Community adalah edisi open source yang berlisensi GPL dan dapat dipakai gratis. Edisi ini memuat MySQL Server lengkap dengan seluruh fitur inti yang kita perlukan: statement SQL, storage engine InnoDB, transaksi, replikasi, tipe data JSON, hingga program client mysql. Kode sumbernya terbuka sehingga siapa pun dapat memeriksanya, dan seluruh contoh pada course ini dijalankan terhadap MySQL 8.4 Community.

Edisi yang sedang berjalan pada sebuah server dapat kita periksa langsung melalui variabel sistem version_comment:

sql
SELECT @@version_comment;

Output yang Dihasilkan:

text
+------------------------------+
| @@version_comment            |
+------------------------------+
| MySQL Community Server - GPL |
+------------------------------+
1 row in set (0.00 sec)

Nilai pada output di atas menyebut MySQL Community Server - GPL, yang menegaskan bahwa server tersebut adalah edisi Community. Informasi serupa juga tersedia dalam daftar variabel sistem yang namanya diawali kata version:

sql
SHOW VARIABLES LIKE 'version%';

Output yang Dihasilkan:

text
+-------------------------+------------------------------+
| Variable_name           | Value                        |
+-------------------------+------------------------------+
| version                 | 8.4.11                       |
| version_comment         | MySQL Community Server - GPL |
| version_compile_machine | x86_64                       |
| version_compile_os      | Linux                        |
| version_compile_zlib    | 1.3.2                        |
+-------------------------+------------------------------+
5 rows in set (0.00 sec)

Pola 'version%' pada perintah di atas adalah filter pola teks: tanda persen berarti “deretan karakter apa pun”, sehingga semua variabel yang namanya diawali version ikut ditampilkan. Dari hasil tersebut, variabel version menyimpan nomor versi, version_comment menyimpan keterangan edisi, dan variabel version_compile_os serta version_compile_machine menyimpan sistem operasi dan arsitektur tempat server dikompilasi.

Perbedaan Edisi Komersial #

MySQL Standard dan MySQL Enterprise dijual Oracle dengan lisensi komersial. Edisi komersial memuat MySQL Server yang sama ditambah komponen dan layanan berbayar. Tiga alasan paling umum organisasi membelinya: pertama, kebutuhan lisensi komersial ketika ketentuan GPL tidak sesuai model distribusi produk mereka; kedua, tool lanjutan seperti monitoring, backup, dan audit; ketiga, akses dukungan teknis resmi dari Oracle ketika masalah produksi harus diselesaikan dengan jaminan tingkat layanan.

Perlu ditegaskan satu hal: menguasai MySQL pada edisi Community berarti menguasai MySQL secara umum. Statement SQL, InnoDB, dan cara kerja server yang kita pelajari di course ini berlaku sama pada edisi komersial dan layanan cloud, karena inti servernya sama.

HeatWave dan MySQL di Cloud #

MySQL HeatWave adalah lini MySQL yang berjalan sebagai layanan cloud. Layanan ini memasangkan server MySQL standar dengan akselerator analitik in-memory: query pelaporan dan agregat berat dijalankan tanpa memindahkan data ke sistem analitik terpisah. HeatWave juga membawa kemampuan machine learning yang dijalankan langsung di dalam database.

HeatWave tersedia di beberapa penyedia cloud besar sebagai layanan terkelola (database as a service): pemeliharaan, ketersediaan, dan penskalaan menjadi tanggung jawab penyedia layanan. Untuk tahap belajar, cukup kita ketahui bahwa opsi ini ada; sepanjang course kita memakai MySQL Community yang dipasang sendiri di mesin lokal.

Memilih Edisi untuk Belajar #

Untuk belajar dan untuk sebagian besar proyek aplikasi, MySQL Community adalah titik awal yang tepat: gratis, resmi dari Oracle, berfitur lengkap, dan didukung dokumentasi serta komunitas terbesar. Keputusan memakai edisi komersial atau layanan cloud adalah keputusan organisasi — soal lisensi, tool operasional, dan dukungan — bukan soal kemampuan SQL.

Referensi #

Kini kita tahu edisi mana yang akan dipakai sepanjang course: MySQL Community. Pertanyaan terakhir sebelum terjun ke instalasi adalah memastikan MySQL memang cocok dengan kebutuhan proyek kita. Chapter berikutnya menelusuri use case khas MySQL beserta batas-batasnya.