Backup yang tidak pernah diuji restore-nya bukan backup. Section ini praktik mencadangkan database dengan mysqldump dan metode physical, mengembalikannya, lalu memanfaatkan binary log untuk mengejar perubahan hingga menit terakhir sebelum insiden.

# Konsep Backup

Pahami kerangka berpikir sebelum menyalin satu byte pun data: RPO dan RTO sebagai dua angka penentu keputusan, perbedaan logical vs physical backup, strategi full/incremental/differential, aturan 3-2-1, serta alasan backup bukan arsip.

Buka →
# Logical Backup

Bedah keluarga backup yang menghasilkan file SQL: cara kerja restore dengan memutar ulang statement, kelebihan portabilitas lintas versi, kelemahan pada data besar, alat mysqldump dan mysqlpump yang deprecated, serta realita SELECT INTO OUTFILE ketika secure_file_priv bernilai NULL.

Buka →
# Mysqldump

Kuasai mysqldump dari dump pertama hingga opsi produksi: membaca anatomi file dump baris demi baris, opsi --databases, --no-data, --single-transaction, gotcha stored procedure yang tidak ikut secara default, hingga kombinasi lengkap untuk backup harian.

Buka →
# Physical Backup

Bedah keluarga backup yang menyalin file data secara langsung: isi data directory dan file .ibd, syarat konsistensi dengan cold backup, FLUSH TABLES WITH READ LOCK, dan LVM snapshot, transportable tablespace, serta perbandingan menyeluruh logical vs physical untuk memilih strategi.

Buka →
# Restore Database

Praktik memulihkan database dari file dump secara utuh: menyiapkan cadangan dan sidik jari data dengan CHECKSUM TABLE, menjatuhkan database secara sengaja, memulihkannya dengan mode batch, lalu memverifikasi hasil restore hingga angka checksumnya cocok — ditutup perbandingan restore dengan dan tanpa opsi --databases.

Buka →
# Point-in-Time Recovery

Kunci cara mengejar data yang berubah setelah backup terakhir: kombinasi base backup plus replay binary log sampai titik waktu tepat sebelum insiden, dengan pilihan berhenti berdasar posisi event atau waktu, dipraktikkan lewat simulasi kehilangan tiga baris yang tidak tercadangkan.

Buka →
# Binary Logs

Bedah binary log dari dalam: apa saja yang dicatat (bukan SELECT), tiga format event ROW/STATEMENT/MIXED, retensi otomatis binlog_expire_logs_seconds, membaca event dan posisi end_log_pos dengan mysqlbinlog, serta pembedaan tuntas binary log versus redo log InnoDB yang kerap tertukar.

Buka →
# Backup Scheduling

Rakit strategi backup terjadwal dari seluruh ilmu section ini: full dump mingguan ditambah binary log harian sebagai rantai inkremental, cron sebagai penjadwalnya, skrip backup lengkap dengan gzip dan rotasi otomatis, kebijakan retensi, aturan 3-2-1 dalam praktik, serta pemantauan yang menjaga backup tetap segar.

Buka →
# Menguji Prosedur Recovery

Buktikan bahwa backup benar-benar bisa dipulihkan: drill restore lengkap dari database uji dengan verifikasi COUNT dan CHECKSUM, checklist drill untuk mengukur RTO aktual, temuan umum yang biasa terungkap, isi runbook pemulihan, dan verifikasi RTO/RPO terhadap target.

Buka →