Aplikasi bisa jalan karena ada yang merawat servernya. Section ini melihat MySQL dari sisi administrator: membaca variabel konfigurasi, memantau koneksi dan process list, memahami log server, dan menjalankan pemeliharaan berkala.
Pelajari cara MySQL membaca konfigurasi dari file my.cnf/my.ini, memeriksa variabel server dengan SHOW VARIABLES, serta mengubahnya saat runtime dengan SET GLOBAL dan SET PERSIST beserta aturan scope global dan session.
Buka → # Database Storage EnginesKenali beragam storage engine MySQL melalui SHOW ENGINES, membandingkan InnoDB, MyISAM, CSV, MEMORY, dan Archive, membuat tabel dengan engine pilihan, hingga mengubah engine tabel dengan ALTER TABLE.
Buka → # InnoDBBedah arsitektur InnoDB: buffer pool untuk cache data di memori, redo log untuk keamanan transaksi, tablespace .ibd per tabel, row format dynamic, dan mekanisme crash recovery yang menjadikannya engine default MySQL.
Buka → # Connection ManagementPelajari bagaimana server MySQL menerima dan membatasi koneksi: max_connections, Threads_connected vs Threads_running, timeout koneksi idle dengan wait_timeout dan interactive_timeout, connection pooling, serta menghadapi error Too Many Connections.
Buka → # Process ListGunakan SHOW PROCESSLIST dan information_schema.PROCESSLIST untuk mengawasi koneksi yang sedang berjalan, membaca kolom Command, Time, dan State, lalu mengakhiri koneksi atau query bermasalah dengan KILL dan KILL QUERY.
Buka → # Server StatusBaca statistik server MySQL dengan SHOW STATUS: bedakan scope SESSION dan GLOBAL, ukur counter Com_select dan Com_insert dalam satu sesi, reset counter dengan FLUSH STATUS, lalu gunakan Threads_connected, Questions, dan statistik InnoDB buffer pool untuk diagnosis cepat.
Buka → # MySQL System DatabaseKenali empat database sistem MySQL — mysql sebagai katalog dan grant tables, information_schema sebagai metadata virtual, performance_schema sebagai instrumen runtime, dan sys sebagai lapisan view kenyamanan — beserta aturan menjaga keempatnya tetap sehat.
Buka → # Log FilesKenali empat jenis log server MySQL — error log yang aktif secara default, general query log yang merekam semua statement, slow query log, dan binary log — lengkap dengan cara mengaktifkan general log ke tabel, membacanya dengan SELECT, dan merawat rotasi log.
Buka → # Slow QUERY LogAktifkan dan baca slow query log MySQL: turunkan long_query_time untuk menangkap query lambat ke tabel mysql.slow_log, pahami isi kolom query_time dan rows_examined, kenali format file slow log beserta alat mysqldumpslow, lalu pulihkan seluruh pengaturan ke kondisi semula.
Buka → # Pemeliharaan DatabaseRawat tabel MySQL dengan perintah pemeliharaan ANALYZE TABLE, CHECK TABLE, OPTIMIZE TABLE, dan REPAIR TABLE, jalankan semuanya dari terminal lewat mysqlcheck, pahami kapan FLUSH TABLES dan FLUSH PRIVILEGES dibutuhkan, serta kenali perbedaan konsep vacuum antara PostgreSQL dan MySQL.
Buka →