Sepanjang Course ini kita mengeksekusi hampir semua latihan lewat mongosh, dan pasti ada saatnya kita butuh detail method yang belum pernah dipakai: opsi db.collection.find() yang jarang dipakai, cursor method untuk pagination, atau perilaku db.createUser(). Dua lokasi dokumentasi bekerja sama untuk kebutuhan itu: dokumentasi mongosh untuk perilaku shell-nya, dan Manual untuk referensi method-nya. Chapter ini memetakan keduanya.
Dua Rumah Dokumentasi #
Dokumentasi mongosh tinggal di www.mongodb.com/docs/mongodb-shell/
— URL lama docs.mongodb.com/mongodb-shell/ kini mengalihkan ke sana. Sisi kiri situsnya memuat panduan bertahap: Install, Connect, Configure, Run Commands, Perform CRUD Operations, Run Aggregation Pipelines, hingga Write Scripts, ditambah bagian Reference untuk Cheat Sheet, Data Types, EJSON, dan Options.
Bagian Methods di dokumentasi mongosh sengaja berbentuk indeks: tabel seluruh method yang tersedia di shell, dikelompokkan per kategori (collection methods, cursor methods, user management, dan seterusnya). Saat sebuah method diklik, kita diarahkan ke halaman detailnya di bagian mongosh Methods pada Manual — di sanalah sintaks, opsi, dan contoh lengkapnya berada.
Quirk URL Method #
Halaman method di Manual kini memakai URL serba huruf kecil: db.collection.insertone, db.collection.createindex, db.createuser. Tautan lama bergaya camelCase seperti db.collection.insertOne masih berfungsi karena server mengalihkannya (301) ke bentuk huruf kecil. Jika kita mengetik URL method secara manual, langsung pakai bentuk huruf kecil agar bersih dari perpindahan.
Warisan mongo Shell #
Shell mongo generasi lama sudah tidak ada sejak MongoDB 6.0, dan dokumentasinya pun sudah pensiun — URL referensinya kini mengalihkan ke situs mongosh. Untuk materi yang masih memakai mongo, halaman Compatibility Changes
merinci perbedaan perilaku antara mongosh dan pendahulunya, mulai dari method yang berubah nama hingga opsi yang tidak lagi berlaku. Cheat sheet resmi juga menyediakan padanan perintah sehari-hari.
Tautan Penting #
| Tautan | Isi |
|---|---|
| Beranda mongosh | dokumentasi shell resmi beserta panduan instalasi |
| Indeks Methods | tabel seluruh method mongosh per kategori |
| db.collection.find() | halaman method query paling sering dibuka |
| db.collection.aggregate() | sintaks method agregasi beserta opsinya |
| cursor.sort() | contoh halaman cursor method untuk pengurutan hasil |
| Cheat Sheet | padanan cepat perintah umum shell sehari-hari |
| Write Scripts | menulis skrip JavaScript untuk mongosh, termasuk .mongoshrc |
| Compatibility Changes | daftar perbedaan mongosh terhadap mongo shell lama |
| Release Notes mongosh | riwayat versi mongosh beserta perubahannya |
Kapan Referensi Ini Dipakai #
Buka indeks Methods saat kita tahu fungsi yang dicari namun ragu namanya; buka halaman method di Manual saat butuh detail opsi atau contoh siap salin. Halaman Write Scripts menjadi rujukan saat latihan kita mulai tumbuh menjadi skrip terjadwal, dan Compatibility Changes menyelamatkan migrasi dari skrip mongo peninggalan tim.
Tips Pencarian #
- Mesin pencari mengindeks halaman method dengan tanda kurung, jadi kueri seperti
db.collection.updateMany site:mongodb.comlangsung menemukan halamannya. - Di dalam REPL, perintah
helpdandb.collection.find.help()menampilkan ringkasan method tanpa keluar dari shell. - Cek Release Notes mongosh saat meningkatkan versi shell, karena method bawaan bisa berubah antar rilis minor.
Rangkuman #
- Dokumentasi mongosh (shell) dan Manual (method) terpisah: indeks method ada di situs mongosh, detail sintaksnya ada di
reference/method/pada Manual. - URL halaman method kini serba huruf kecil; tautan camelCase lama diarahkan otomatis.
- Dokumentasi
mongoshell lama sudah pensiun — gunakan Compatibility Changes untuk menerjemahkan materi warisan. - Cheat sheet,
helpdi REPL, dan release notes mempercepat kerja harian di shell.