Kata “MongoDB” dalam percakapan sehari-hari bisa merujuk pada tiga hal berbeda: perangkat lunak server yang kita unduh, edisi berlisensi komersial dengan fitur tambahan, dan layanan cloud yang dikelola langsung oleh MongoDB, Inc. Kebingungan di antara ketiganya sering membuat pemula memilih jalur yang tidak sesuai kebutuhannya. Chapter ini memisahkan ketiganya secara tegas, lalu menutup dengan pilihan yang kita pakai di sepanjang Course ini.

Edisi MongoDB #

EdisiCara memperolehIsiCocok untuk
Community Serverunduh gratisseluruh fitur inti: CRUD, aggregation, index, replica set, sharding, time seriesbelajar, pengembangan, aplikasi produksi umum
Enterprise Advancedlangganan komersialseluruh fitur Community plus fitur keamanan dan operasional perusahaanorganisasi dengan kebutuhan compliance ketat
Atlaslayanan cloud (DBaaS)cluster yang dikelola penuh: patching, backup, monitoring, hingga penyediaan servertim yang ingin fokus pada aplikasi, bukan infrastruktur

Pemisahan ini penting dipahami karena fitur inti ketiganya sama. Query, aggregation pipeline, index, dan pola data yang kita pelajari di Course ini berlaku seragam — memindahkan aplikasi dari instalasi lokal ke Atlas tidak menuntut penulisan ulang kode.

Fitur khas Enterprise Advanced berada di sekitar tata kelola perusahaan: autentikasi LDAP dan Kerberos, audit log terstruktur, enkripsi data saat tersimpan, serta storage engine In-Memory untuk beban latensi sangat rendah. Fitur tersebut tidak dipakai saat belajar, dan jarang dibutuhkan aplikasi skala kecil hingga menengah.

Opsi Deployment #

Setelah menentukan edisi, kita memilih cara menjalankannya. Tiga jalur utamanya:

  • Self-managed lokal. MongoDB Community dijalankan di mesin sendiri lewat paket sistem operasi (apt, yum, brew) atau image Docker resmi (mongo). Jalur ini memberi kontrol penuh, biaya nol, dan keterampilan operasional — jalur utama Course ini.
  • Self-managed di server perusahaan. Instalasi di VM atau server fisik milik organisasi. Kontrol tetap penuh, tetapi tanggung jawab patching, backup, dan monitoring juga penuh.
  • MongoDB Atlas. Cluster disediakan di AWS, Google Cloud, atau Microsoft Azure dan dikelola otomatis oleh MongoDB, Inc. Tier M0 gratis dengan penyimpanan 512 MB cukup untuk belajar; cluster dedicated dimulai dari tier M10; opsi serverless tersedia untuk beban yang naik-turun.

Bagi tim kecil hingga menengah, Atlas sering menjadi titik masuk paling pragmatis: cluster siap dalam hitungan menit, lengkap dengan backup terjadwal dan panel monitoring. Sebaliknya, organisasi dengan tim operasional matang atau persyaratan data di lokasi sendiri umumnya memilih jalur self-managed.

Versi dan Masa Dukungan #

MongoDB merilis versi mayor setiap tahun. Saat Course ini ditulis, MongoDB 9.0 adalah versi stabil saat ini, dan versi 8.0 masih didukung hingga Oktober 2029. Keduanya dapat dipakai untuk mengikuti materi di Course ini; semua contoh diuji pada 9.0.

Dua pertimbangan praktis saat memilih versi:

  • Fitur terbaru datang lebih dulu di versi stabil saat ini (9.0), termasuk penyempurnaan performa dan operator aggregation baru.
  • Stabilitas jangka panjang lebih terjamin bila versi yang dipakai masih berada dalam masa dukungan — 8.0 memberi ruang waktu panjang bagi sistem yang jarang diperbarui.

Mana yang Kita Pakai di Course Ini #

Course ini memakai jalur self-managed: MongoDB 9.0 Community yang berjalan sebagai single-node replica set di 127.0.0.1:27017. Mode replica set dipilih secara sengaja karena sejumlah fitur — transaksi multi-document dan change streams — hanya tersedia di atas replica set, sehingga kita dapat menguji semuanya secara lokal tanpa biaya.

Jalur alternatif untuk pembaca dengan mesin terbatas adalah cluster Atlas M0 gratis: seluruh materi konsep tetap relevan, dan perbedaan praktisnya hanya pada connection string yang kita bahas di section persiapan lingkungan.

Rangkuman #

  • Tiga bentuk penawaran MongoDB: Community Server (gratis, fitur inti lengkap), Enterprise Advanced (komersial, fitur keamanan dan tata kelola), dan Atlas (DBaaS yang dikelola penuh).
  • Server memakai lisensi SSPL, sedangkan driver resmi berlisensi Apache 2.0; untuk pengguna sebagai penyedia aplikasi, perbedaan ini jarang menjadi kendala.
  • Opsi deployment terbagi menjadi self-managed (lokal atau server organisasi) dan Atlas di AWS/GCP/Azure dengan tier gratis M0 sebagai pintu masuk.
  • Course ini memakai MongoDB 9.0 Community sebagai single-node replica set lokal, dengan Atlas M0 sebagai alternatif.