Command Window adalah meja eksperimen kita: satu baris diketik, hasil langsung terbaca, tanpa perlu membuat berkas atau proyek. Setiap hasil yang muncul dari eksperimen tersebut tidak hilang — MATLAB menyimpannya sebagai variabel di dalam Workspace, memori khusus yang hidup sepanjang sesi. Memahami pasangan Command Window dan Workspace adalah fondasi untuk semua chapter berikutnya, karena setiap skrip dan fungsi pada akhirnya bekerja dengan dua area ini.
Cakupan materi Chapter ini:
- prompt
>>, evaluasi ekspresi, dan variabelans; - titik koma untuk menekan echo;
- riwayat perintah dengan tombol panah;
- memeriksa dan membersihkan Workspace dengan
who,whos, danclear; - mengatur format tampilan angka dengan
format.
Prompt dan Evaluasi Ekspresi #
Aturannya: Command Window menampilkan prompt >> setiap kali MATLAB siap menerima perintah. Kita mengetik satu ekspresi, menekan Enter, dan MATLAB menjawab dengan hasilnya. Mekanismenya: interpreter MATLAB membaca baris tersebut, menguraikan ekspresi, menghitung nilainya, lalu — jika baris tidak diakhiri titik koma — mencetak hasil ke layar. Jika ekspresi tidak ditugaskan ke variabel mana pun, hasilnya disimpan otomatis ke variabel bawaan bernama ans.
>> 5 + 3
ans =
8Mari kita bedah baris-baris kode di atas:
- Baris 1 (
5 + 3): interpreter mengevaluasi penjumlahan, menghasilkan8. Karena ekspresi tidak ditugaskan, nilai8diikat ke variabelans. - Baris
ans =dan angka di bawahnya: MATLAB menampilkan nama variabel, satu baris kosong, lalu nilainya dengan angka rata kanan. Bentuk tampilan inilah yang akan kita lihat terus-menerus di Command Window.
Titik Koma Menekan Echo #
Aturannya: mengakhiri sebuah statement dengan titik koma (;) membuat nilai tetap dihitung dan disimpan, tetapi echo ke layar ditekan. Mekanismenya: interpreter tetap menjalankan seluruh tahap evaluasi; hanya tahap pencetakan hasil yang dilewati. Perintah berikut tidak menampilkan apa pun — prompt langsung kembali muncul:
>> luas = 12 * 4;
>>Untuk melihat isi luas, cukup ketik namanya tanpa titik koma:
>> luas
luas =
48Kapan memakai yang mana? Saat bereksperimen singkat, echo membantu kita memeriksa nilai. Saat menjalankan skrip yang menghasilkan puluhan variabel atau matriks berukuran besar, echo akan membanjiri layar — di sinilah titik koma menjadi wajib.
Variabel ans dan Riwayat Perintah #
ans adalah variabel bawaan yang selalu ditimpa oleh ekspresi tanpa tujuan terbaru. Perhatikan urutan berikut: nilai ans berubah dari 4 menjadi 100 tanpa peringatan:
>> 2 + 2
ans =
4
>> 10 * 10
ans =
100Command Window juga mengingat perintah yang pernah kita ketik. Menekan tombol panah atas memunculkan kembali perintah sebelumnya satu per satu; menekan berkali-kali bergerak makin jauh ke belakang. Riwayat lengkapnya tersimpan di panel Command History — klik ganda sebuah item riwayat untuk menjalankan ulang perintah tersebut.
Workspace: who, whos, dan clear #
Aturannya: setiap variabel yang kita buat — dari Command Window maupun dari skrip — hidup di Workspace sampai sesi berakhir atau variabel dihapus. Hubungan ketiganya digambarkan diagram berikut:
Mekanismenya: interpreter mengevaluasi ekspresi, hasil mengalir ke Workspace, dan panel Workspace memantau isi memori. Untuk memeriksa isi Workspace dari Command Window, MATLAB menyediakan tiga perintah: who mencantumkan nama variabel, whos menambahkan ukuran, jumlah byte, dan class, sedangkan clear menghapus variabel. Ketiganya terlihat dalam aksi pada berkas contoh.m berikut (tersedia di bagian bawah halaman):
% contoh.m — Eksplorasi Command Window dan Workspace.
% Berkas ini dapat dijalankan utuh, atau baris-barisnya dapat
% diketik satu per satu di Command Window.
% 1) Ekspresi tanpa titik koma: hasil di-echo dan masuk ke ans.
5 + 3
% 2) Penugasan dengan titik koma: nilai disimpan tanpa echo.
luas = 12 * 4;
% 3) ans menampung hasil ekspresi terakhir yang tidak ditugaskan.
sqrt(2)
% 4) Dua variabel baru untuk diperiksa dengan who dan whos.
nilai = [1.5, 2.5, 3.5];
nama = 'Budi';
% 5) who: daftar nama variabel yang hidup di workspace.
who
% 6) whos: nama, ukuran, bytes, dan class setiap variabel.
whos
% 7) clear: menghapus variabel tertentu dari workspace.
clear luas
whoOutput yang Dihasilkan:
ans =
8
ans =
1.4142
Your variables are:
ans luas nama nilai
Name Size Bytes Class Attributes
ans 1x1 8 double
luas 1x1 8 double
nama 1x4 8 char
nilai 1x3 24 double
Your variables are:
ans nama nilaiMari kita bedah baris-baris kode di atas:
- Baris 6 (
5 + 3): ekspresi tanpa titik koma — hasil8di-echo dan masuk keans. - Baris 9 (
luas = 12 * 4;): nilai48dihitung dan disimpan keluas, tanpa echo. - Baris 12 (
sqrt(2)): ekspresi tanpa tujuan berikutnya menimpaansdengan1.4142(format tampilanshortmembulatkan ke 5 digit). - Baris 15–16 (
nilai,nama): dua variabel dibuat — vektor baris 1×3 dan teks 1×4 — keduanya tanpa echo. - Baris 19 (
who): MATLAB mencantumkan empat nama variabel yang hidup, terurut menurut abjad. - Baris 22 (
whos): tabel rinci muncul.nilaiberukuran 1×3 dandouble(24 byte = 3 elemen × 8 byte),namaberukuran 1×4 danchar. - Baris 25–26 (
clear luasdanwho):clear luasmenghapus variabelluasdari Workspace;whoterakhir membuktikan bahwaluashilang sementara tiga variabel lain tetap hidup.
Perintah clear punya beberapa bentuk yang perlu kita hafal: clear nama menghapus satu variabel, clear nama1 nama2 menghapus beberapa, dan clear tanpa argumen mengosongkan seluruh Workspace — perintah terakhir ini sering dipakai di awal skrip agar hasil dijamin bersih.
Format Tampilan Angka #
Aturannya: perintah format mengubah cara angka dicetak, bukan presisi hitungannya. Mekanismenya: semua angka disimpan sebagai double 64-bit penuh di memori; format hanya mengatur pembulatan saat pencetakan. Sesi berikut membandingkan dua pengaturan pada nilai pi:
>> format long
>> pi
ans =
3.141592653589793
>> format short
>> pi
ans =
3.1416| Perintah | Efek tampilan |
|---|---|
format short | 5 digit signifikan — bawaan MATLAB |
format long | 15 digit signifikan |
format compact | menghapus baris kosong di antara output |
format loose | menambah baris kosong di antara output — bawaan MATLAB |
Ringkasan #
Command Window mengevaluasi setiap baris melalui prompt >>, menampilkan hasil lewat echo, dan menekan echo dengan titik koma. Hasil tanpa tujuan masuk ke ans — variabel yang mudah tertimpa sehingga tidak layak menyimpan nilai penting. Seluruh variabel hidup di Workspace, dapat diperiksa dengan who/whos dan dibersihkan dengan clear, sementara tombol panah atas memanggil ulang riwayat perintah. Perintah format mengatur tampilan angka tanpa mengubah presisi hitungan. Chapter berikutnya membahas bagaimana MATLAB menemukan berkas: current folder dan search path.