Kode yang belum diuji hanyalah dugaan. Section ini membahas dua disiplin yang menjadikan kode dapat dipercaya: debugging untuk menemukan akar masalah lewat error message, breakpoints, dan pemeriksaan variabel; serta pengujian untuk membuktikan perilaku lewat assertions dan matlab.unittest. Ditutup dengan code coverage, code analysis, dan teknik menjaga hasil tetap reproducible.
Baca error message MATLAB dengan benar: identifier, teks, stack trace, dan pola galat yang paling umum.
Buka → # Menggunakan DebuggerJelajahi kode sambil berjalan dengan debugger MATLAB: step, step in, step out, dan mode prompt K>>.
Buka → # BreakpointsPasang jeda eksekusi dengan dbstop, conditional breakpoints, dan error breakpoints untuk berhenti tepat di lokasi masalah.
Buka → # Memeriksa VariabelPeriksa kondisi program saat berhenti: dbstatus, dbstack, who/whos, dan workspace browser dalam mode debug.
Buka → # AssertionsKunci asumsi kode dengan assert: kondisi yang harus benar dan kegunaannya sebagai alarm dini galat.
Buka → # Unit TestingTulis unit test dengan matlab.unittest: TestCase, metode verify, dan menjalankan runtests dari command line.
Buka → # Test FixturesSiapkan dan bersihkan lingkungan test dengan setup/teardown: TestCase setup, tearDown, dan ScriptTestCase.
Buka → # Parameterized TestsUji banyak kasus sekaligus dengan parameterized tests: TestParameter, methods dengan parameter, dan repeat.
Buka → # Code CoverageUkur cakupan test dengan kode coverage report, runner berbasis plugin, dan membaca persentase cakupan dengan kritis.
Buka → # Code AnalysisDeteksi masalah sebelum berjalan dengan code analyzer: checkcode, mlint legacy, dan membaca linter MATLAB.
Buka → # Reproducible ResultsJaga hasil konsisten antar eksekusi: seed acak, versi MATLAB, dan dokumentasi environment dalam hasil analisis.
Buka →