Semua sistem bermasalah pada akhirnya; yang membedakan adalah kecepatan menemukan akar masalahnya. Section ini menyusun prosedur diagnosis untuk kegagalan yang paling sering terjadi, dari boot hingga kernel panic, dengan pola pikir yang bisa diulang.
Diagnosis sistem tidak bisa boot: GRUB rescue, initramfs, dan mount root filesystem.
Buka → # Black Screen dan Display IssuesAtasi layar hitam setelah login: driver GPU, Wayland, dan fallback ke TTY.
Buka → # Package Manager ErrorsPerbaiki error apt dan dpkg: lock, broken package, dan unmet dependencies.
Buka → # Disk Space ProblemsPulihkan disk penuh: temukan penyumbat terbesar dengan du dan bersihkan dengan aman.
Buka → # Permission ErrorsAtasi Permission denied: baca konteks, perbaiki ownership, dan hindari chmod -R 777.
Buka → # Network Connection IssuesPerbaiki koneksi bermasalah: interface down, DHCP gagal, DNS rusak, dan wifi drop.
Buka → # Service FailuresDiagnosis service gagal jalan: status failed, journalctl, dan dependensi yang tidak terpenuhi.
Buka → # High CPU dan Memory UsageTemukan proses boros CPU dan memori beserta tindakan penanganannya.
Buka → # Hardware CompatibilityKenali masalah driver: wifi, GPU, dan perangkat baru dengan cara identifikasinya.
Buka → # Broken Desktop EnvironmentPulihkan desktop rusak: session gagal, ekstensi bermasalah, dan reset konfigurasi.
Buka → # Kernel PanicPahami kernel panic, penyebab umumnya, dan langkah penyelidikan dari log boot.
Buka → # Recovery dari Live USBSelamatkan data dan perbaiki sistem dari live USB: mount, chroot, dan backup.
Buka →