Lembar contekan bekerja justru karena isinya sedikit: satu layar penuh perintah esensial, tanpa narasi panjang. Bab ini jujur soal formatnya — enam tabel di bawah memang dirancang untuk di-screenshot, dicetak, lalu ditempel di sebelah keyboard, bukan untuk dibaca santai dari atas ke bawah. Setiap baris berisi satu perintah plus satu baris penjelasan; pembahasan lengkap tiap perintah tinggal diikuti lewat tautan ke chapter asalnya di Section terkait. Keenam lembar ini juga cara menguji diri sendiri: tutup tabel, tulis lima perintah dari ingatan, lalu cocokkan.

Lembar Navigasi File #

Lembar pertama memuat perintah yang dipakai puluhan kali sehari. Seluruhnya dibahas tuntas di Section Command Line, mulai dari Navigasi Direktori sampai Mencari File dan Direktori .

PerintahFungsi
cd atau cd ~Pindah ke home directory
cd -Kembali ke folder sebelumnya
pwdCetak posisi folder saat ini
ls -laDaftar semua file termasuk hidden, format panjang
ls -lhDaftar dengan ukuran format human-readable
mkdir -p a/b/cBuat folder bertingkat sekaligus
cp -r sumber tujuanSalin folder beserta seluruh isinya
mv lama baruPindahkan atau ganti nama
rm -ri folderHapus interaktif, konfirmasi tiap file
find . -name '*.log'Cari file berdasarkan pola nama
tree -L 2Peta folder dua tingkat ke bawah

Lembar Teks dan Pipeline #

Lembar kedua adalah isi Section Text Processing dalam satu layar. Kombinasi sort dan uniq di bagian bawah menjadi pembuka pipeline yang kita rangkai pada bagian penutup chapter ini.

PerintahFungsi
cat fileTampilkan seluruh isi file
grep -rn "pola" .Cari pola rekursif dengan nomor baris
sed -i 's/lama/baru/g' fileGanti teks langsung di dalam file
awk -F: '{print $1}' fileCetak kolom pertama dengan pemisah tanda titik dua
sort -uUrutkan sekaligus buang duplikat
uniq -cHitung baris duplikat yang bersebelahan
head -n 20 / tail -n 20Dua puluh baris pertama / terakhir
tail -f app.logIkuti pertumbuhan log secara live
wc -lHitung jumlah baris
cut -d, -f2 data.csvAmbil kolom kedua file CSV
tr 'a-z' 'A-Z'Ubah huruf kecil menjadi huruf kapital

Lembar Permission #

Angka oktal seperti 755 dan 644 dibedah tuntas di chapter Referensi Permissions — lembar ini cukup untuk penggunaan harian.

PerintahFungsi
ls -lLihat permission pemilik, grup, dan lainnya
idTampilkan UID, GID, dan keanggotaan grup
chmod 755 skrip.shrwx untuk pemilik, r-x untuk grup dan lainnya
chmod 644 config.confrw untuk pemilik, r untuk grup dan lainnya
chmod +x skrip.shTambahkan hak eksekusi
chown budi:staf fileGanti pemilik dan grup sebuah file
umask 022Atur template permission file baru
sudo -lDaftar perintah yang boleh dijalankan sebagai root

Lembar systemd #

Lima baris pertama adalah siklus hidup sehari-hari seorang administrator; tiga baris journalctl terakhir adalah jendela log yang menyertainya. Bahasan lengkapnya ada di Section systemd dan Services .

PerintahFungsi
systemctl status nginxStatus satu service terkini
systemctl start nginxNyalakan satu service
systemctl restart nginxRestart satu service
systemctl enable --now nginxAktif saat boot sekaligus langsung dinyalakan
systemctl list-units --failedDaftar semua unit berstatus gagal
journalctl -u nginx -eLog satu service, lompat ke akhir
journalctl -fIkuti log sistem secara live
journalctl -b -p errHanya pesan error sejak boot terakhir

Lembar Jaringan #

Lembar jaringan beririsan dengan chapter Referensi Networking yang memuat versi beserta penjelasan port dan konfigurasi.

PerintahFungsi
ip addrAlamat IP tiap interface
ip routeTabel routing dan default gateway
ss -tlnpPort TCP yang mendengar beserta prosesnya
ping -c 3 hostUji konektivitas dengan tiga paket
dig +short example.comResolusi DNS versi ringkas
curl -I https://example.com/Header respons HTTP sebuah URL
curl -LO urlUnduh file dan simpan dengan nama aslinya

Lembar Paket #

Lembar berikut memakai apt, manajer paket keluarga Debian dan Ubuntu. Padanannya di Fedora adalah dnf dan di Arch adalah pacman — keduanya dibahas di Section Package Management .

PerintahFungsi
apt updateSegarkan indeks paket
apt upgradePasang versi terbaru semua paket
apt install nginxPasang satu paket
apt search kataCari paket berdasar nama atau deskripsi
apt list --installedDaftar paket yang terpasang
apt remove nginxHapus paket, sisakan konfigurasinya
apt purge nginxHapus paket beserta konfigurasinya
dpkg -L nginxFile yang dibawa sebuah paket
dpkg -i paket.debPasang file .deb lokal

Satu Pipeline untuk Merangkum Log #

Lembar-lembar di atas paling terasa gunanya ketika dirangkai. Pipeline berikut menjawab pertanyaan yang muncul setiap kali aplikasi bermasalah: “error apa yang paling sering muncul?” Lima tahap dari lembar teks di atas bekerja dalam satu baris.

bash
printf '2026-01-02 09:01 error koneksi-db gagal\n2026-01-02 09:02 info server mulai\n2026-01-02 09:04 error koneksi-db gagal\n2026-01-02 09:05 error disk-hampir-penuh\n2026-01-02 09:07 error koneksi-db gagal\n' > app.log
grep ' error ' app.log | awk '{print $4}' | sort | uniq -c | sort -rn

Output yang Dihasilkan:

text
      3 koneksi-db
      1 disk-hampir-penuh

Mari kita bedah baris per barisnya:

  1. Baris 1 (printf ... > app.log): membuat log contoh lima baris — tiga baris error dari dua jenis berbeda dan dua baris info. Fixture ini membuat pipeline bisa diulang dengan hasil yang sama persis.
  2. Baris 2 (grep ' error ' app.log): menyaring hanya baris error; spasi di kiri-kanan pola mencegah kata “error” yang kebetulan ada di dalam pesan info ikut lolos.
  3. Baris 2 (awk '{print $4}'): mengambil jenis error — kolom keempat setelah tanggal, jam, dan level — sehingga tiap baris kini berisi satu label error saja.
  4. Baris 2 (sort / uniq -c / sort -rn): mengurutkan agar duplikat bersebelahan, menghitungnya dengan uniq -c, lalu mengurutkan hasil hitungan dari yang terbanyak.

Hasilnya terbaca dalam dua detik: koneksi-db muncul tiga kali dan menjadi kandidat penyebab utama. Pola rangkaian ini — saring, ambil kolom, kelompokkan, hitung, urutkan — adalah kerangka hampir semua analisis log; daftar opsi uniq lengkapnya ada di halaman manual uniq(1) .

Enam lembar di atas menutup kebutuhan harian, dan saat lembar contekan pun tidak cukup, saatnya membuka sumber aslinya. Chapter terakhir section ini memetakan dokumentasi resmi — man pages, dokumentasi distro, hingga dokumentasi tiap tool — supaya kita tahu persis ke mana harus bertanya.