Linux mendominasi dunia server. Section ini membahas pengelolaan layanan server yang umum: SSH, web server, database, file sharing, DNS, reverse proxy, hingga sertifikat TLS dan perawatan rutin.
Pahami konsep server, port, daemon, dan perbedaan pengelolaan tanpa desktop environment.
Buka → # SSH ServerPasang dan konfigurasikan sshd: kunci host, akses user, dan praktik aman untuk remote admin.
Buka → # Web ServerPahami cara kerja web server: HTTP, virtual host, dan pilihan Nginx versus Apache.
Buka → # nginxKelola Nginx: server block, static file, reverse proxy, dan reload konfigurasi.
Buka → # Apache HTTP ServerKelola Apache dengan virtual host, .htaccess, dan module melalui a2enmod.
Buka → # Database ServerKenali PostgreSQL dan MySQL di Linux: instalasi, akses, dan backup dasar.
Buka → # File ServerKenali opsi file server di Linux: Samba, NFS, dan WebDAV beserta pilihan kasusnya.
Buka → # SambaKonfigurasikan Samba share yang diakses Windows dan Linux dengan user serta permission-nya.
Buka → # NFSSediakan share NFS antar mesin Linux dengan /etc/exports dan opsi mount yang tepat.
Buka → # DNS ServerKenali BIND dan dnsmasq untuk DNS server lokal beserta zone dan record utamanya.
Buka → # Reverse ProxyTerapkan reverse proxy dengan Nginx: proxy_pass, header, dan load balancing sederhana.
Buka → # TLS dan SSL CertificatesKelola sertifikat TLS: Let's Encrypt dengan certbot dan pembaruan otomatis.
Buka → # Web Server LogsAnalisis access dan error log Nginx serta Apache untuk memahami trafik dan masalah.
Buka → # Server MaintenanceRawat server: patching rutin, reboot terencana, housekeeping, dan health check berkala.
Buka →