Komputer Linux jarang bekerja sendirian. Section ini membahas jaringan dari konsep dasar, konfigurasi interface dan routing, name resolution, wifi, hingga perangkat diagnosis untuk menemukan akar masalah koneksi.
Pahami model client-server, port, interface, dan alur paket dari aplikasi ke jaringan.
Buka → # Network InterfacesKenali interface eth0, wlan0, dan naming modern enp3s0 dengan ip link dan ethtool.
Buka → # IP Addressing dan SubnetsPahami IPv4, subnet mask, CIDR, dan private IP beserta perhitungan alamatnya.
Buka → # ip dan RoutingPeriksa dan atur IP address, gateway, dan routing table dengan perintah ip.
Buka → # DNSKenali cara nama domain diterjemahkan ke IP: resolver, /etc/resolv.conf, dig, dan /etc/hosts.
Buka → # DHCPPahami proses DORA dalam memperoleh IP otomatis dan konfigurasi client maupun server.
Buka → # NetworkManagerKelola koneksi desktop dengan NetworkManager, nm-applet, dan koneksi yang tersimpan.
Buka → # nmcliKelola koneksi dari terminal dengan nmcli: profil, wifi, IP statis, dan diagnose.
Buka → # Wifi ManagementSambungkan wifi dari terminal dengan nmcli dan wpa_supplicant untuk sistem tanpa desktop.
Buka → # Ethernet ConfigurationKonfigurasikan koneksi kabel: IP statis, multiple address, dan bonding untuk redundansi.
Buka → # Network DiagnosticsDiagnosis masalah jaringan berlapis: link, IP, DNS, dan port dengan tools yang tepat.
Buka → # ping, traceroute, dan mtrUji jangkauan dan jalur paket dengan ping, traceroute, dan mtr untuk menemukan titik masalah.
Buka → # ss dan netstatPeriksa socket terbuka dan port yang dipakai dengan ss sebagai pengganti netstat.
Buka → # curl dan wgetUnduh file dan panggil API dengan curl serta wget beserta opsi yang sering dipakai.
Buka → # ssh dan scpRemote login dan transfer file dengan ssh serta scp termasuk SSH key dan config per-host.
Buka → # VPN BasicsKenali konsep VPN tunneling, WireGuard versus OpenVPN, dan kasus pemakaiannya.
Buka → # Troubleshooting NetworkIkuti pola diagnosis dari interface ke aplikasi untuk mengatasi koneksi bermasalah.
Buka →