Mengekstrak arsip, memindahkan folder foto, atau menata dokumen proyek adalah pekerjaan yang tidak harus dilakukan lewat terminal. Aplikasi pengelolanya adalah file manager, dan setiap desktop environment membawa satu pilihan bawaan yang terikat erat dengan lingkungannya. Pada Chapter ini kita kenali tiga file manager utama di Linux, operasi harian yang didukungnya, lalu intip dari sisi terminal dua hal yang selama ini hanya kita lihat dari sisi grafis: sampah dan file tersembunyi.

Tiga File Manager Utama #

GNOME Files — aplikasi yang secara historis bernama Nautilus — mengikuti filosofi GNOME: sederhana dan bebas dari keputusan yang tidak perlu. Alamat lokasi ditampilkan sebagai tombol-tombol path bar yang bisa diklik untuk melompat satu tingkat; menekan Ctrl+L mengubahnya menjadi kotak teks untuk mengetik path secara langsung. Dolphin milik KDE Plasma berlawanan arah: tab, split view dua panel untuk menyalin antar lokasi, dan panel terminal yang menyatu di jendela membuatnya dekat dengan kebiasaan pengguna mahir. Thunar milik Xfce mengutamakan keringanan tanpa mengorbankan fungsi inti, plus fitur bulk rename untuk mengubah nama banyak file sekaligus dalam satu dialog. Ringkasannya:

File managerDE asalKekuatan utama
GNOME Files (Nautilus)GNOMEsederhana, path bar, integrasi GNOME
DolphinKDE Plasmatab, split view, panel terminal
ThunarXfceringan, bulk rename

Ketiganya menempati kelas yang sama sehingga pemilihan akhirnya soal selera — dan karena semuanya ada di repositori distro mana pun, ketiganya bisa dipasang berdampingan. Dokumentasi masing-masing tersedia untuk GNOME Files , Dolphin , dan Thunar .

Operasi File Sehari-hari #

Interaksi dasarnya seragam di ketiganya. Satu klik memilih; Ctrl+klik menambah pilihan yang tidak bersebelahan; Shift+klik memilih rentang. Ctrl+C lalu Ctrl+V menyalin, Ctrl+X memotong; menyeret dengan mouse memindahkan, dan menahan Ctrl sambil menyeret menyalin. Klik ganda membuka file dengan aplikasi bawaan untuk jenisnya — asosiasi yang bisa kita ubah lewat pengaturan desktop, materi Chapter Pengaturan Desktop.

File manager juga bisa diperintahkan membuka lokasi tertentu dari terminal — berguna saat kita sedang bekerja di CLI lalu ingin melihat hasilnya secara grafis. Perintahnya diikuti path tujuan, misalnya nautilus /var/log membuka direktori log di GNOME Files, dolphin ~/proyek membuka folder proyek di Dolphin, dan thunar . membuka direktori kerja saat ini di Thunar. Pola <program> <path> ini berlaku untuk ketiganya.

Sampah dan File Tersembunyi dari Sisi Terminal #

Dua perilaku file manager ternyata punya jejak konkret di filesystem, dan keduanya bisa kita periksa tanpa aplikasi grafis. Yang pertama: menghapus file dari file manager tidak serta-merta menghapusnya. File dipindahkan ke folder sampah di ~/.local/share/Trash — kebiasaan yang tidak dimiliki perintah rm di terminal. Struktur foldernya sebagai berikut:

bash
mkdir -p ~/.local/share/Trash/files ~/.local/share/Trash/info
touch laporan-lama.txt
mv laporan-lama.txt ~/.local/share/Trash/files/
ls ~/.local/share/Trash
ls ~/.local/share/Trash/files

Output yang Dihasilkan:

text
files
info
laporan-lama.txt

Mari kita telaah blok di atas:

  1. Baris 1 (mkdir -p ...): membuat struktur sampah latihan — dua subdirektori yang dipakai sistem sampah Freedesktop.
  2. Baris 2 dan 3 (touch lalu mv): membuat file lalu memindahkannya ke files/, persis gerakan yang dilakukan file manager ketika kita menekan tombol hapus.
  3. Baris 4 (ls ~/.local/share/Trash): memperlihatkan dua subdirektori tersebut: files menampung file yang dihapus, info menampung berkas metadata kecil yang mencatat lokasi asal dan waktu penghapusannya.
  4. Baris 5 (ls .../files): membuktikan file yang “dihapus” tadi masih utuh di dalamnya — mengosongkan sampah barulah benar-benar menghapus.

Yang kedua: file manager menyembunyikan file dan folder yang namanya diawali titik — file tersembunyi tempat aplikasi menyimpan konfigurasinya. Terminal berperilaku sama; ls polos juga melewatinya:

bash
mkdir -p latihan-fm/Dokumen
cd latihan-fm
touch laporan.txt foto-liburan.png .catatan-pribadi.md
ls
ls -a

Output yang Dihasilkan:

text
Dokumen
foto-liburan.png
laporan.txt
.
..
.catatan-pribadi.md
Dokumen
foto-liburan.png
laporan.txt

Dua perintah itu dijalankan pada isi folder yang sama: ls menampilkan tiga entri, sedangkan ls -a memunculkan .catatan-pribadi.md beserta . dan ... Untuk menampilkannya di sisi grafis cukup menekan Ctrl+H di GNOME Files maupun Thunar. Konsep file titik ini akan sangat sering kita jumpai nanti karena hampir seluruh konfigurasi Linux tersimpan pada berkas-berkas tersebut. Ringkasan direktori standar yang dipakai aplikasi dirangkum di halaman XDG ArchWiki .

File manager menuntaskan pekerjaan sehari-hari, tetapi untuk mengubah tampilan, suara, dan perilaku desktop secara keseluruhan kita berpindah ke pusat pengaturan — materi Chapter Pengaturan Desktop.