Linux adalah sistem operasi pilihan banyak developer. Section ini membahas cara menyiapkan toolchain berbagai bahasa, mengelola beberapa versi secara berdampingan, version control dengan Git, hingga peralatan debugging native.
Kenali toolchain gcc, make, dan build-essential beserta perpustakaan header untuk kompilasi.
Buka → # gcc dan g++Kompilasi program C dan C++ dengan gcc serta g++, pahami tahap preprocessing hingga linking.
Buka → # Python DevelopmentSiapkan Python di Linux: sistem versus pip, virtual environment, dan pyenv untuk multi versi.
Buka → # Node.js DevelopmentKelola Node.js dengan nvm, npm, dan corepack beserta struktur node_modules.
Buka → # Go DevelopmentInstal Go, atur GOPATH modern, dan kelola module dengan go mod.
Buka → # Java DevelopmentKelola JDK di Linux: alternatif antar versi, JAVA_HOME, dan build dengan Maven serta Gradle.
Buka → # PHP DevelopmentSiapkan PHP CLI dan ekstensi umum di Linux untuk development maupun server.
Buka → # Rust DevelopmentInstal Rust dengan rustup, atur cargo, dan kelola toolchain serta komponen.
Buka → # Git dan Version ControlInstal dan konfigurasikan Git, atur SSH key untuk hosting, dan pelajari alur kerja dasar.
Buka → # Environment IsolationPisahkan environment per proyek: virtualenv, nvm, container, dan file .env.
Buka → # Make dan Build AutomationOtomatiskan build dengan Makefile: target, dependency, dan variabel umum.
Buka → # pkg-config dan LinkingSelesaikan masalah library linking dengan pkg-config, ldconfig, dan rpath.
Buka → # Debugging ToolsGunakan gdb, strace, dan ltrace untuk melacak bug aplikasi native di Linux.
Buka →