Keterampilan Linux lokal menjadi jauh lebih berharga ketika dipakai mengelola sistem produksi. Section ini membahas perjalanan ke cloud: menjalankan server virtual, provisioning otomatis, configuration management, deployment, hingga operasional harian.
Jalankan Linux di cloud provider: pilih image, ukuran instance, dan akses awal.
Buka → # cloud-initOtomatiskan provisioning server dengan cloud-init: userdata, package, dan user awal.
Buka → # Infrastructure AutomationPahami infrastructure as code dan tools seperti Terraform untuk mengelola server cloud.
Buka → # Configuration ManagementKelola konfigurasi banyak server secara konsisten dengan pendekatan configuration management.
Buka → # AnsibleOtomatiskan administrasi dengan Ansible: inventory, playbook, dan module umum.
Buka → # Deployment AutomationRancang alur deployment otomatis: build, transfer, activate, dan rollback.
Buka → # Log AggregationPusatkan log dari banyak server: rsyslog forwarding, journald remote, dan ELK stack.
Buka → # Uptime dan Health ChecksPantau ketersediaan service dengan health check dan alerting yang bermakna.
Buka → # Server HardeningTerapkan hardening produksi: patch, firewall, minimal service, dan monitoring intrusion.
Buka → # Production OperationsJalankan operasi harian: runbook, incident response, dan postmortem tanpa menyalahkan.
Buka →