Test adalah jaring pengaman saat aplikasi berubah. Section ini membahas filosofi testing, konfigurasi phpunit.xml, unit test, feature test, HTTP test, database testing dengan RefreshDatabase, factories dan seeders di test, pengujian auth dan API, mock dan fake, hingga menjaga coverage.
Pahami piramida test, perbedaan unit dan feature test, dan keuntungan test-first mindset.
Buka → # Konfigurasi TestingKenali phpunit.xml, TestCase bawaan, dan environment khusus pengujian.
Buka → # Unit TestsTulis unit test untuk class murni dengan PHPUnit assertion dan data provider.
Buka → # Feature TestsUji alur lengkap lewat feature test dari route sampai response tanpa browser.
Buka → # HTTP TestsUji endpoint dengan get, post, assertStatus, assertJson, dan assertSee.
Buka → # Database TestingReset database antar test dengan RefreshDatabase dan transaksi in-memory.
Buka → # Factories dan Seeders di TestingSiapkan data uji dengan factory state dan seeder di dalam test case.
Buka → # Authentication TestingUji halaman terlindungi dengan actingAs dan assertGuest tanpa login sungguhan.
Buka → # Authorization TestingUji gate, policy, dan middleware otorisasi dengan pengguna berbagai peran.
Buka → # API TestingUji endpoint API: JSON assertion, header, token, dan validasi 422.
Buka → # File Upload TestingUji upload dengan UploadedFile::fake dan assert storage menyimpan berkas.
Buka → # Queue dan Event TestingUji job dan event dengan Queue::fake dan Event::fake beserta assertionnya.
Buka → # Mocking dan FakesGanti dependency eksternal dengan mock, spy, dan fake facade bawaan Laravel.
Buka → # Test CoverageUkur cakupan test dengan PHPUnit coverage dan baca laporannya secara kritis.
Buka →