Semua kode yang kita tulis di Course ini pada akhirnya dijalankan oleh PHP, bukan oleh Laravel itu sendiri. Laravel hanyalah kumpulan pustaka PHP yang tersusun menjadi framework, sehingga komputer kita harus memiliki PHP yang cukup baru beserta sejumlah ekstensi bawaannya sebelum proyek Laravel bisa dibuat. Pada chapter ini kita akan memeriksa versi PHP yang terpasang, memasang PHP bila belum ada, lalu memverifikasi ekstensi yang dibutuhkan Laravel dari terminal.

Memeriksa Versi PHP #

Cara tercepat mengetahui kondisi PHP di komputer kita adalah menjalankan perintah php -v dari terminal:

bash
php -v

Output yang Dihasilkan:

text
PHP 8.4.8 (cli) (built: Jul 22 2025 16:26:10) (NTS)
Copyright (c) The PHP Group
Zend Engine v4.4.8, Copyright (c) Zend Technologies

Baris pertama output memuat tiga informasi penting: versi PHP (8.4.8), antarmuka yang dipakai (cli, singkatan dari command line interface), dan tanggal PHP tersebut dikompilasi. Laravel 13 membutuhkan PHP 8.3 atau lebih baru sesuai dokumentasi deployment resmi . Bila perintah di atas menghasilkan pesan galat command not found, berarti PHP belum terpasang atau belum masuk ke PATH sistem operasi kita.

Memasang PHP #

Dokumentasi instalasi Laravel menyediakan skrip php.new yang memasang PHP sekaligus Composer dan Laravel installer dalam satu perintah. Skrip ini resmi dikelola tim Laravel dan tersedia untuk tiga sistem operasi utama. Di macOS, jalankan perintah berikut dari terminal:

bash
/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://php.new/install/mac/8.5)"

Di Linux, padanannya memakai URL linux dengan struktur yang sama:

bash
/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://php.new/install/linux/8.5)"

Sementara di Windows, perintah berikut dijalankan dari PowerShell dengan hak administrator:

powershell
Set-ExecutionPolicy Bypass -Scope Process -Force; [System.Net.ServicePointManager]::SecurityProtocol = [System.Net.ServicePointManager]::SecurityProtocol -bor 3072; iex ((New-Object System.Net.WebClient).DownloadString('https://php.new/install/windows/8.5'))

Angka 8.5 pada URL menunjukkan versi PHP yang akan dipasang; kita boleh menggantinya dengan versi lain yang masih didukung Laravel, misalnya 8.4. Setelah skrip selesai dijalankan, buka ulang sesi terminal agar perintah php dikenali.

Pengguna Linux juga bisa memasang PHP dari repositori distribusi. Contoh berikut untuk Ubuntu/Debian menggunakan apt:

bash
sudo apt update
sudo apt install php-cli php-common php-mbstring php-xml php-curl php-sqlite3

Paket php-mbstring dan kawan-kawannya otomatis mengaktifkan ekstensi yang kita bahas di bagian berikutnya.

Pengguna macOS dapat memakai Homebrew dengan brew install php, sedangkan pengguna Windows dapat mengunduh instalasi PHP dari php.net atau memakai Laravel Herd. Apa pun jalur instalasinya, pastikan versi yang terpasang minimal 8.3.

Ekstensi yang Dibutuhkan Laravel #

Selain versi, Laravel juga mensyaratkan sejumlah ekstensi PHP aktif. Ekstensi adalah modul yang dikompilasi bersama PHP untuk menyediakan kemampuan tambahan, dan tanpa ekstensi tersebut beberapa fitur Laravel akan gagal berjalan. Berikut daftar ekstensi wajib versi 13.x beserta fungsinya:

EkstensiFungsi untuk Laravel
CtypePemeriksaan tipe karakter untuk validasi string
cURLMelakukan HTTP request ke layanan eksternal
DOMMemanipulasi dokumen XML dan HTML
FileinfoMendeteksi jenis berkas (MIME type) saat upload
FilterSanitasi dan validasi nilai dari input pengguna
HashMenghasilkan hash seperti SHA-256
MbstringPengolahan string Unicode/multibyte
OpenSSLEnkripsi data dan koneksi TLS
PCRERegular expression yang dipakai routing
PDOLapisan koneksi database untuk Eloquent
SessionManajemen session pengguna
TokenizerTokenisasi kode PHP untuk berbagai utilitas
XMLPembacaan dokumen XML

Distribusi PHP umumnya sudah membundel sebagian besar ekstensi tersebut secara bawaan. Ekstensi populer lain seperti bcmath, json, dan pdo_sqlite juga sering tersedia dan dipakai banyak package.

Verifikasi dengan php -m #

Setelah PHP terpasang, kita bisa mendaftar seluruh ekstensi yang aktif menggunakan perintah php -m:

bash
php -m

Output yang Dihasilkan:

text
[PHP Modules]
bcmath
ctype
curl
dom
fileinfo
filter
mbstring
openssl
PDO
pdo_sqlite
Phar
sqlite3
tokenizer
xml
xmlwriter
zip
...

Output di atas diambil dari lingkungan pengujian Course ini dan menunjukkan semua ekstensi wajib Laravel sudah aktif. Cocokkan setiap barisnya dengan tabel di bagian sebelumnya; nama seperti PDO ditampilkan huruf besar oleh PHP sedangkan sisanya huruf kecil, dan keduanya sama-sama valid. Bila ada ekstensi yang hilang, kita cukup memasang paket tambahan dari manajer paket sistem operasi — misalnya php-mbstring di apt — lalu menjalankan ulang php -m.

Sekarang PHP dan seluruh ekstensi wajibnya sudah siap. Alat berikutnya yang tidak kalah penting adalah Composer, dependency manager yang akan kita pakai untuk memasang Laravel dan seluruh paket pendukungnya.