Keamanan bukan fitur akhir, melainkan kebiasaan sejak baris pertama. Section ini membahas ancaman umum web dan cara Laravel melindunginya: CSRF, XSS, SQL injection, mass assignment, password security, upload aman, manajemen secret, konfigurasi aman, hingga audit keamanan berkala.
Pahami serangan CSRF dan mekanisme token Laravel yang menangkalnya.
Buka → # SQL Injection PreventionPahami serangan SQL injection dan alasan binding parameter Eloquent dan Query Builder aman.
Buka → # Cross-Site Scripting (XSS)Kenali XSS, perlindungan escape Blade, dan bahaya {!! !!} serta paket sanitasi HTML.
Buka → # Mass Assignment ProtectionPahami kerentanan mass assignment dan peran fillable serta guarded.
Buka → # Password SecurityTerapkan hashing bcrypt, kebijakan kompleksitas, dan rate limit percobaan login.
Buka → # Secure File UploadsTutup celah upload berbahaya: ekstensi ganda, MIME palsu, dan penyimpanan di luar root.
Buka → # Authentication SecurityAmankan sesi login: rate limit, session regeneration, dan email enumeration.
Buka → # Authorization SecurityHindari kebocoran data lintas pengguna lewat policy dan ownership check yang disiplin.
Buka → # Rate LimitingBatasi abuse dengan RateLimiter per route, per user, dan per IP.
Buka → # Secret ManagementKelola kredensial: jangan commit .env, rotasi APP_KEY, dan environment variable.
Buka → # Secure ConfigurationMatikan debug di produksi, atur cookie flag, dan header keamanan dasar.
Buka → # Security AuditingJalankan audit berkala: dependency scan, review kode, dan checklist keamanan.
Buka →