Aplikasi belum selesai sampai bisa dijalankan dengan aman di produksi. Section ini membahas persiapan environment, konfigurasi web server, migrasi database, izin storage, queue worker dan scheduler di server, caching, monitoring, alur deployment, rollback, dan checklist keamanan pra-rilis.
Siapkan prasyarat server produksi: PHP-FPM, ekstensi, dan composer install --no-dev.
Buka → # Environment ConfigurationAtur APP_ENV=production, APP_DEBUG=false, dan kelola .env antar server.
Buka → # Web Server ConfigurationArahkan document root ke public/ dan konfigurasi Nginx dasar untuk Laravel.
Buka → # Database Migration di ProductionJalankan migrasi dengan aman di server: backup, migrate --force, dan strategi kolom baru.
Buka → # Storage PermissionsAtur kepemilikan dan izin direktori storage serta bootstrap/cache.
Buka → # Queue Worker di ProductionJalankan queue:work sebagai daemon dengan supervisor dan strategi restart.
Buka → # Scheduled Tasks di ProductionPasang satu cron schedule:run untuk seluruh jadwal aplikasi.
Buka → # Caching di ProductionAktifkan route, config, dan view cache saat deployment beserta urutan penerapannya.
Buka → # Logging dan Monitoring di ProductionRotasi log, alert error, dan pemeriksaan kesehatan uptime sederhana.
Buka → # Deployment WorkflowSusun alur rilis dari git pull, dependency, migrasi, cache, hingga smoke test.
Buka → # Rollback dan RecoveryKembali ke versi aman dengan cepat saat rilis bermasalah.
Buka → # Production Security ChecklistPeriksa daftar keamanan terakhir sebelum membuka aplikasi ke publik.
Buka →