Setelah tahu siapa penggunanya, authorization menentukan apa yang boleh dilakukan. Section ini membahas gates, policies, pola role dan permission, pemeriksaan di controller, Blade, dan API, hingga proteksi ownership data beserta cara mengujinya.
Pahami model authorization Laravel: gate, policy, dan keduanya sebagai pembungkus callback.
Buka → # GatesDefinisikan Gate::define untuk otorisasi sederhana dan pakai di controller, Blade, maupun middleware.
Buka → # PoliciesBuat policy per model dengan artisan make:policy lalu pakai method policy di controller.
Buka → # Role dan PermissionRancang tabel role, permission, dan relasinya lalu periksa hak akses lewat gate dan policy.
Buka → # Authorization di ControllerPakai $this->authorize, Gate::allows, dan middleware can di dalam controller.
Buka → # Authorization di BladeSembunyikan elemen tampilan dengan @can, @cannot, dan @role sesuai hak pengguna.
Buka → # Authorization APITerapkan otorisasi pada endpoint API dengan token abilities dan pemeriksaan scope.
Buka → # Resource OwnershipPastikan pengguna hanya boleh menyentuh data miliknya lewat policy dan route model binding.
Buka → # Pengujian AuthorizationUji gate dan policy dengan feature test untuk berbagai peran pengguna.
Buka →