Visual Studio Code (VS Code) adalah editor ringan yang banyak dipakai developer karena cepat, ekstensif, dan gratis. Meski bukan IDE khusus Kotlin, VS Code dapat menjadi lingkungan yang nyaman untuk proyek Kotlin kecil hingga menengah berkat ekstensi resmi dari komunitas. Pada chapter ini kita akan memasang VS Code, memasang ekstensi Kotlin dan Code Runner, mengonfigurasi language server, dan menjalankan program Kotlin langsung dari editor.

Memasang VS Code #

VS Code tersedia untuk Windows, macOS, dan Linux. Unduh installer resmi dari https://code.visualstudio.com dan ikuti langkah standar installer. Di Linux, kita juga dapat memasang melalui package manager.

bash
# Debian/Ubuntu (unduh paket .deb resmi)
sudo dpkg -i code_*.deb

# Fedora/RHEL
sudo rpm -i code-*.rpm

# macOS (Homebrew Cask)
brew install --cask visual-studio-code

# Windows (winget)
winget install Microsoft.VisualStudioCode

Setelah pemasangan, buka VS Code dari menu aplikasi atau terminal dengan perintah code.

Memasang Ekstensi Kotlin #

Ekstensi Kotlin untuk VS Code disediakan oleh komunitas dan tersedia gratis di Marketplace. Ekstensi ini mengaktifkan syntax highlighting, code completion, navigasi simbol, dan integrasi dengan language server.

Cara memasang ekstensi:

  1. Buka panel Extensions di sidebar kiri atau tekan Ctrl+Shift+X (Windows/Linux) / Cmd+Shift+X (macOS).
  2. Cari kata kunci Kotlin.
  3. Pilih ekstensi Kotlin (penulis: fwcd atau JetBrains).
  4. Klik Install.
bash
# Alternatif: pasang lewat command-line
code --install-extension fwcd.kotlin

Ekstensi Kotlin akan otomatis mengunduh Kotlin Language Server ketika pertama kali membuka file .kt. Proses unduh ini memerlukan koneksi internet dan biasanya berlangsung beberapa detik.

Memasang Code Runner #

Code Runner adalah ekstensi yang memungkinkan kita menjalankan cuplikan kode langsung dari editor dengan satu klik. Ekstensi ini mendukung banyak bahasa termasuk Kotlin.

bash
# Pasang lewat command-line
code --install-extension formulahendry.code-runner

Setelah terpasang, tombol Run segitiga muncul di sudut kanan atas editor ketika file .kt aktif. Klik tombol tersebut atau tekan Ctrl+Alt+N untuk menjalankan file yang sedang dibuka.

Mengonfigurasi Code Runner untuk Kotlin #

Secara default, Code Runner memanggil kotlinc untuk menjalankan file Kotlin. Kita perlu memastikan konfigurasi ini sesuai dengan cara kita ingin output ditampilkan. Buka Settings (Ctrl+,) lalu cari code-runner.executorMap.

json settings.json (potongan)
{
    "code-runner.executorMap": {
        "kotlin": "cd $dir && kotlinc $fileName -include-runtime -d $fileNameWithoutExt.jar && java -jar $fileNameWithoutExt.jar && rm $fileNameWithoutExt.jar"
    },
    "code-runner.runInTerminal": true,
    "code-runner.saveFileBeforeRun": true
}

Penjelasan setiap kunci konfigurasi:

  • $dir: direktori file yang sedang dibuka.
  • $fileName: nama file lengkap dengan ekstensi (mis. halo.kt).
  • $fileNameWithoutExt: nama file tanpa ekstensi (mis. halo).
  • runInTerminal: true: menjalankan kode di panel terminal agar input stdin dapat diterima.
  • saveFileBeforeRun: true: otomatis menyimpan file sebelum dijalankan.

Mengonfigurasi launch.json #

Untuk debugging yang lebih serius, VS Code memakai berkas launch.json di dalam folder .vscode. Berkas ini mendefinisikan konfigurasi debug untuk berbagai bahasa, termasuk Kotlin via Java Debug Server.

json .vscode/launch.json (potongan)
{
    "version": "0.2.0",
    "configurations": [
        {
            "type": "java",
            "name": "Kotlin (Debug)",
            "request": "launch",
            "mainClass": "${fileBasenameWithoutExtension}Kt",
            "projectName": ""
        }
    ]
}

Konfigurasi di atas memakai ekstensi Java + Kotlin Debug yang juga tersedia di Marketplace. Pastikan ekstensi tersebut terpasang sebelum memakai launch.json ini.

Menjalankan Program Pertama #

Buat file halo.kt di workspace VS Code, tulis kode berikut, lalu jalankan dengan tombol Run.

kotlin
fun main() {
    val editor = "Visual Studio Code"
    val ekstensi = listOf("Kotlin", "Code Runner")
    println("Editor    : $editor")
    println("Ekstensi  : ${ekstensi.joinToString()} ")
    println("Language server aktif")
    println("Program berjalan via Code Runner")
}

Output yang Dihasilkan:

text
Editor    : Visual Studio Code
Ekstensi  : Kotlin, Code Runner 
Language server aktif
Program berjalan via Code Runner

Mari kita bedah beberapa bagian kode di atas:

  1. val editor = "Visual Studio Code": variabel read-only bertipe String. Kompilator menyimpulkan tipe dari nilai literal tanpa anotasi eksplisit.
  2. listOf("Kotlin", "Code Runner"): function bawaan listOf membuat list immutable dari elemen-elemen yang diberikan. Tipe yang disimpulkan adalah List<String>.
  3. ekstensi.joinToString(): method extension bawaan pada Collection yang menggabungkan semua elemen list menjadi satu string dengan pemisah default koma-spasi.

Mengaktifkan Format Otomatis #

Ekstensi Kotlin tidak menyertakan formatter bawaan, tetapi kita dapat memanfaatkan ktlint sebagai formatter eksternal. Pasang ktlint melalui Homebrew atau unduh langsung dari GitHub releases.

bash
# Pasang ktlint (macOS/Linux)
brew install ktlint

# Atau unduh langsung
curl -sSL https://github.com/pinterest/ktlint/releases/latest/download/ktlint \
  -o /usr/local/bin/ktlint
chmod +x /usr/local/bin/ktlint

Tambahkan konfigurasi berikut di settings.json agar VS Code memanggil ktlint saat kita menekan Shift+Alt+F (format document).

json settings.json (potongan)
{
    "[kotlin]": {
        "editor.defaultFormatter": "fwcd.kotlin",
        "editor.formatOnSave": true
    }
}

Referensi Resmi #

Dokumentasi resmi untuk pengembangan Kotlin dengan VS Code tersedia di:

Referensi Lanjutan #

Selanjutnya #

VS Code cocok untuk proyek kecil dan eksperimen cepat, tetapi untuk pengembangan Android, kita memerlukan IDE resmi dari Google. Pada chapter berikutnya, Konfigurasi Android Studio, kita akan memasang Android Studio, memverifikasi plugin Kotlin yang sudah terbundel, dan membuat proyek Android Kotlin pertama.