Editor teks biasa cukup untuk menulis kode, tetapi pengembangan Kotlin skala nyata memerlukan IDE yang memahami struktur kode, menawarkan refactoring aman, dan mengintegrasikan debugger. IntelliJ IDEA dari JetBrains adalah IDE resmi untuk Kotlin dan menjadi standar industri. Pada chapter ini kita akan memasang IntelliJ IDEA Community, memastikan plugin Kotlin aktif, membuat proyek Kotlin baru berbasis Gradle, dan menjalankan program hello world pertama.

Memilih Edisi IntelliJ IDEA #

JetBrains menyediakan dua edemi IntelliJ IDEA: Community (gratis, open source) dan Ultimate (berbayar, fitur lengkap). Untuk belajar Kotlin, edisi Community sudah lebih dari cukup.

EdisiLisensiCocok untuk
CommunityGratis, Apache 2.0Belajar Kotlin, aplikasi console, Android
UltimateBerbayar / lisensi pelajarPengembangan web Spring/JSF, database, framework enterprise

Pemasangan IntelliJ IDEA Community #

Unduh installer dari halaman resmi JetBrains di https://www.jetbrains.com/idea/download/ . Pastikan memilih tab Community (gratis) di halaman unduhan, bukan Ultimate.

bash
# Linux: unduh tarball, ekstrak ke /opt
sudo tar -xzf ideaIC-*.tar.gz -C /opt/
sudo ln -s /opt/idea-IC-*/bin/idea.sh /usr/local/bin/idea

# Jalankan dari menu aplikasi atau terminal
idea

Di macOS dan Windows, jalankan installer .dmg atau .exe yang sudah diunduh dan ikuti langkah standar. Installer akan menambahkan entri menu aplikasi secara otomatis.

Verifikasi Plugin Kotlin #

Sejak IntelliJ IDEA versi 2017, plugin Kotlin sudah terpasang secara default. Untuk memverifikasi, buka menu Settings (Linux/Windows) atau Preferences (macOS), lalu navigasi ke bagian Plugins.

text
Settings → Plugins → Installed

Cari entri Kotlin di daftar plugin yang terpasang. Jika entri tersebut aktif dan tidak ada tanda peringatan, plugin siap dipakai. Jika tidak ditemukan, unduh dari Marketplace di tab yang sama lalu restart IDE. Versi plugin Kotlin biasanya mengikuti rilis kompilator — setelah Kotlin 2.0, plugin pada IDEA terbaru juga otomatis mendukung K2 compiler.

Membuat Proyek Kotlin Baru #

Langkah pembuatan proyek Kotlin baru di IntelliJ IDEA:

  1. Klik New Project di layar selamat datang.
  2. Pilih generator Kotlin di panel kiri.
  3. Konfigurasi:
    • Name: HaloKotlin
    • Location: direktori kerja kita
    • Build system: pilih Gradle (Kotlin DSL)
    • JDK: pilih JDK 17 atau 21 yang sudah terpasang
    • Kotlin version: versi terbaru yang terdeteksi (mis. 2.0.21)
  4. Klik Create.

IDE akan membuat kerangka proyek Gradle, mengunduh dependensi pertama, dan menyiapkan struktur folder standar.

Struktur Proyek yang Dihasilkan #

IntelliJ IDEA membuat struktur direktori yang mengikuti konvensi Gradle. Memahami struktur ini membantu kita menemukan berkas yang benar ketika proyek bertambah besar.

text
HaloKotlin/
├── .idea/                     # Konfigurasi IDE (tidak di-commit ke VCS)
├── gradle/
│   └── wrapper/               # Gradle wrapper
├── src/
│   └── main/
│       └── kotlin/
│           └── Main.kt       # Entry point default
├── build.gradle.kts           # Skrip build Gradle (Kotlin DSL)
├── settings.gradle.kts        # Nama proyek dan modul
└── gradle.properties          # Properti Gradle (opsional)

Menjalankan Program Pertama #

Buka berkas src/main/kotlin/Main.kt. IntelliJ IDEA biasanya sudah mengisi file ini dengan kerangka fun main() { ... }. Ganti isinya dengan kode berikut, lalu klik tombol hijau di samping function main untuk menjalankan.

kotlin
fun main() {
    val namaIde = "IntelliJ IDEA Community"
    val versiKotlin = KotlinVersion.CURRENT
    println("IDE     : $namaIde")
    println("Kotlin  : ${versiKotlin.major}.${versiKotlin.minor}.${versiKotlin.patch}")
    println("Proyek  : HaloKotlin")
    println("Status  : build berhasil, program berjalan")
}

Output yang Dihasilkan:

text
IDE     : IntelliJ IDEA Community
Kotlin  : 2.0.21
Proyek  : HaloKotlin
Status  : build berhasil, program berjalan

Mari kita bedah beberapa bagian kode di atas:

  1. val namaIde = "IntelliJ IDEA Community": variabel read-only yang menyimpan nama IDE. Tipe String disimpulkan kompilator dari nilai literal.
  2. KotlinVersion.CURRENT: objek bawaan yang merepresentasikan versi kompilator yang berjalan. Properti major, minor, patch memberikan komponen versi.
  3. ${versiKotlin.major}.${versiKotlin.minor}.${versiKotlin.patch}: string template kompleks yang memakai ${...} agar properti dapat dirangkai dengan pemisah titik.

Mengatur JDK Proyek #

Setiap proyek Kotlin memerlukan JDK yang ditetapkan. Untuk memeriksa atau mengubah JDK proyek:

text
File → Project Structure → SDKs

Pastikan SDK yang terdaftar adalah JDK 17 atau 21. Jika belum, klik Add SDK dan tunjukkan direktori instalasi JDK (mis. /usr/lib/jvm/java-21-openjdk-amd64 atau $JAVA_HOME).

Mengaktifkan K2 Compiler #

Sejak Kotlin 2.0, K2 compiler menjadi default. Untuk memastikan proyek memakai K2, periksa berkas gradle.properties di root proyek dan tambahkan baris berikut bila belum ada:

text
kotlin.experimental.tryK2=true

Tanpa baris ini, K2 tetap dipakai pada Kotlin 2.0+, tetapi eksplisit mengaktifkan flag membantu jika kita memakai versi transisi seperti Kotlin 1.9.

Referensi Resmi #

Dokumentasi resmi untuk pengembangan Kotlin dengan IntelliJ IDEA tersedia di:

Referensi Lanjutan #

Selanjutnya #

IntelliJ IDEA memberi kita lingkungan paling lengkap untuk Kotlin, tetapi ada kalanya kita lebih suka editor ringan seperti VS Code. Pada chapter berikutnya, Konfigurasi VS Code, kita akan memasang ekstensi Kotlin, mengonfigurasi language server, dan menjalankan program lewat ekstensi Code Runner.