Lingkungan kerja yang benar mencegah banyak masalah sebelum program Kotlin pertama dijalankan. Pada section ini kita memasang JDK, kompilator Kotlin, dan menyiapkan editor.

# Instalasi Kotlin

Pasang kompilator Kotlin di Linux, macOS, dan Windows menggunakan SDKMAN!, Homebrew, atau unduhan langsung, lalu verifikasi dengan kotlinc -version.

Buka →
# Instalasi JDK

Pasang JDK 17 atau 21 LTS, atur variabel JAVA_HOME, dan verifikasi pemasangan dengan java --version dan javac --version.

Buka →
# Konfigurasi Kotlin Compiler

Atur kotlinc di PATH, tetapkan variabel KOTLIN_HOME, dan uji kompilasi file .kt menjadi berkas .jar yang siap dijalankan.

Buka →
# Menggunakan Kotlin Playground

Jalankan kode Kotlin langsung dari browser melalui playground web resmi, bagi tautan, dan eksperimen tanpa instalasi.

Buka →
# Menggunakan kotlinc

Kompilasi file .kt menjadi .jar dengan kotlinc -include-runtime, jalankan dengan java -jar, dan masuki mode REPL interaktif.

Buka →
# Menggunakan JShell dan REPL

Manfaatkan JShell dari JDK 9+ untuk cuplikan Java dan REPL kotlinc untuk Kotlin, lengkap dengan definisi function multi-baris dan keluar via :quit.

Buka →
# Konfigurasi IntelliJ IDEA

Pasang IntelliJ IDEA Community, aktifkan plugin Kotlin, buat proyek Kotlin baru dengan Gradle, dan jalankan program hello world.

Buka →
# Konfigurasi VS Code

Pasang Visual Studio Code, aktifkan ekstensi Kotlin dan Code Runner, konfigurasi language server, dan jalankan program Kotlin dari editor.

Buka →
# Konfigurasi Android Studio

Pasang Android Studio, verifikasi plugin Kotlin terbundel, atur Android SDK, dan buat proyek Android Kotlin pertama.

Buka →
# Struktur Proyek Kotlin

Pahami layout proyek Kotlin berbasis Gradle: src/main/kotlin, src/test/kotlin, build.gradle.kts, settings.gradle.kts, dan konvensi penamaan file serta package.

Buka →
# Menjalankan Program Kotlin

Bandingkan tiga cara menjalankan program Kotlin: kompilasi ke .jar dengan kotlinc -include-runtime, mode script kotlin file.kt, dan shebang ./file.kt.

Buka →