Debugger modern membantu kita menelusuri program baris demi baris. Section ini juga membahas static analysis, formatting, dan praktik code review.

# Membaca Stack Traces

Pelajari anatomi stack trace: thread, file:line, rantai method, urutan innermost ke outermost, dan pola 'Caused by'.

Buka →
# IDE Debuggers

Pelajari IntelliJ IDEA debugger: pause dan resume eksekusi, step over/into/out, panel Variables, serta Evaluate Expression untuk memeriksa state program secara interaktif.

Buka →
# Breakpoints dan Watchpoints

Kuasai jenis breakpoint di IntelliJ: line, conditional, method, dan field watchpoint untuk menjeda eksekusi pada kondisi spesifik.

Buka →
# Step-Through Debugging

Kuasai Step Over, Step Into, Step Out, dan Drop Frame untuk menelusuri eksekusi program secara presisi.

Buka →
# Logging Fundamentals

Pelajari dasar logging: level log TRACE/DEBUG/INFO/WARN/ERROR, format structured, dan agregasi log di lingkungan produksi.

Buka →
# SLF4J dan Logback

Pelajari pola SLF4J sebagai façade logger dan Logback sebagai implementasi: LoggerFactory.getLogger, logback.xml, appender console dan file.

Buka →
# Logging Levels

Pelajari kapan memakai TRACE, DEBUG, INFO, WARN, dan ERROR dengan contoh skenario produksi yang konkret.

Buka →
# Static Analysis

Pelajari mengapa static analysis penting: menangkap bug tanpa menjalankan kode, tools utama (detekt, ktlint, IntelliJ inspections), dan integrasi CI.

Buka →
# detekt

Pelajari detekt sebagai static analyzer Kotlin: konfigurasi config/detekt.yml, custom rules, dan integrasi Gradle plugin.

Buka →
# ktlint

Pelajari ktlint sebagai linter dan formatter Kotlin Coding Conventions: ktlintCheck, ktlintFormat, dan integrasi Gradle.

Buka →
# Compiler Warnings

Pelajari compiler warning umum (unused variable, deprecated API, parameter shadowing) dan kapan memakai @Suppress dengan tepat.

Buka →
# Refactoring

Pelajari IDE refactoring di IntelliJ: rename, extract method, extract class, inline, dan kapan melakukan refactoring dengan aman.

Buka →
# Code Formatting

Pelajari konvensi formatting Kotlin: 4 spasi, tanpa semicolon, max 120 karakter, dan otomatisasi via ktlint serta pre-commit hook.

Buka →
# Code Review Practices

Pelajari praktik code review yang efektif: PR kecil, single concern, self-review, checklist, dan umpan balik yang konstruktif.

Buka →