Bila terminal adalah dapur kita selama ini, IntelliJ IDEA adalah ruang kerja yang lengkap: editor yang memahami kode, tombol jalankan yang selalu terjangkau, dan debugger dengan satu klik. Karena IDE ini menjadi pilihan utama pengembang Java profesional, menguasainya sejak belajar memberi keuntungan ganda — kita belajar Java sekaligus belajar alat yang akan dipakai bertahun-tahun ke depan. Pada Chapter ini kita akan memasang IntelliJ IDEA, membuat proyek pertama, menjalankan program, dan mengenal fitur-fitur yang paling terasa manfaatnya.

Mengunduh dan Memasang #

Kunjungi halaman resmi IntelliJ IDEA, lalu unduh Community Edition — versi gratis dan open source yang memuat seluruh kebutuhan Course ini. Installer-nya berbeda bentuk di tiap sistem operasi: di Windows berupa wizard .exe yang langkahnya tinggal diikuti, di macOS berupa berkas .dmg yang cukup diseret ke folder Applications, di Linux berupa arsip .tar.gz yang diekstrak lalu dijalankan lewat skrip idea.sh di dalam folder bin.

Saat pertama dibuka, IntelliJ menawarkan beberapa pilihan personalisasi — tema gelap atau terang, dan set kode pintasan (keymap). Semuanya bisa diubah nanti; pilih yang terasa nyaman sekarang. IntelliJ akan membaca JDK yang terpasang di komputer secara otomatis, termasuk yang kita pasang pada Chapter Instalasi JDK.

Membuat Proyek Pertama #

Proyek (project) adalah wadah kerja IntelliJ untuk satu program. Cara membuatnya: klik New Project pada layar selamat datang, lalu isi dialog berikut:

  1. Name: beri nama proyek, misalnya latihan-java.
  2. Language: pilih Java.
  3. Build system: pilih IntelliJ — build system bawaan yang paling sederhana untuk memulai.
  4. JDK: pilih 25 (atau JDK lain yang terpasang). Bila daftar kosong, klik dropdown lalu Add SDK dan arahkan ke direktori JDK.

Setelah dialog ditutup, IntelliJ menyiapkan struktur proyek: folder src untuk kode sumber kita, folder .idea untuk pengaturan proyek milik IntelliJ, dan berkas latihan-java.iml yang mencatat modul proyek. Cukup fokus pada src — dua sisanya dikelola IntelliJ sendiri.

Klik kanan folder src → New → Java Class, beri nama SapaanIntelliJ, lalu tekan Enter. IntelliJ membuatkan kerangka class di editor. Sekarang ketik program berikut di dalamnya — atau salin dari berkas SapaanIntelliJ.java yang tersedia di bawah:

public class SapaanIntelliJ {
    public static void main(String[] args) {
        String[] tim = {"Budi", "Siti", "Dewi"};

        for (String anggota : tim) {
            System.out.println("Anggota tim: " + anggota);
        }

        int jumlah = tim.length;
        System.out.println("Tim beranggotakan " + jumlah + " orang.");
    }
}

Output yang Dihasilkan:

text
Anggota tim: Budi
Anggota tim: Siti
Anggota tim: Dewi
Tim beranggotakan 3 orang.

Untuk menjalankannya, klik tanda Run (segitiga hijau) di samping method main, atau tekan Ctrl+Shift+F10 di Windows/Linux dan Ctrl+Shift+R di macOS. Panel Run terbuka di bagian bawah jendela dan menampilkan keluaran program — empat baris persis seperti blok “Output yang Dihasilkan” di atas. Di panel yang sama kita bisa menjalankan ulang program dengan tombol segitiga hijau, menghentikannya dengan kotak merah, dan membaca pesan error bila program gagal.

Fitur Kunci untuk Sehari-hari #

Kekuatan IntelliJ bukan pada tombol jalankannya, melainkan pada pemahaman kodenya. Empat fitur berikut akan menemani kita paling sering:

FiturCara memanggilManfaat
Code completionKetik lalu Tab/EnterMelengkapi nama variabel, method, dan class
Quick fixAlt+Enter pada kode bergarisMengusulkan perbaikan untuk masalah yang terdeteksi
Rename refactoringShift+F6 pada identifierMengganti nama di seluruh proyek secara aman
DebuggerKlik di gutter lalu Run DebugMenghentikan eksekusi dan memeriksa nilai variabel

Rename refactoring layak disebut khusus: mengganti nama variabel secara manual di banyak berkas rawan tertinggal, sedangkan Shift+F6 memperbarui seluruh rujukan sekaligus — termasuk di komentar dan string bila kita mau. Fitur debugger kita praktikkan secara mendalam pada Section Dasar Pemrograman; untuk sekarang, cukup tahu letaknya.

Dengan proyek pertama berjalan mulus di IntelliJ, kita sudah memegang lingkungan kerja kelas profesional. Pembaca yang lebih menyukai alat ringan akan menemukan padanannya pada Chapter Menggunakan VS Code.

Referensi #

Berkas Sumber

Berkas pendukung halaman ini dapat diunduh dan dijalankan langsung sesuai penjelasan di atas.

SapaanIntelliJ.java

Unduh berkas
java
public class SapaanIntelliJ {
    public static void main(String[] args) {
        String[] tim = {"Budi", "Siti", "Dewi"};

        for (String anggota : tim) {
            System.out.println("Anggota tim: " + anggota);
        }

        int jumlah = tim.length;
        System.out.println("Tim beranggotakan " + jumlah + " orang.");
    }
}