Arsitektur terdistribusi: batas service, komunikasi antarservice, resilience, idempotency, event-driven, hingga trade-offs.
Bandingkan dua gaya arsitektur beserta konsekuensi operasionalnya.
Buka → # Service BoundariesPotong sistem menjadi service berdasarkan kapabilitas domain.
Buka → # REST vs MessagingPilih gaya komunikasi sinkron atau asinkron sesuai kebutuhan.
Buka → # Komunikasi AntarservicePanggil service lain dengan REST client dan penanganan kegagalannya.
Buka → # Resilience PatternsKenali pola bertahan saat dependensi melambat atau berhenti.
Buka → # Timeouts, Retries, dan Circuit BreakersBatasi dampak kegagalan dengan timeout, retry berjitter, dan circuit breaker.
Buka → # IdempotencyRancang operasi yang aman diulang saat retry terjadi.
Buka → # Transaksi TerdistribusiPahami mengapa ACID lintas service sulit dan alternatifnya.
Buka → # Saga PatternKelola transaksi panjang dengan rangkaian langkah dan kompensasi.
Buka → # Event-Driven ArchitectureBangun sistem berbasis peristiwa yang longgar terhubung.
Buka → # Message BrokersKenali peran broker seperti Kafka dan RabbitMQ dalam arsitektur pesan.
Buka → # Service DiscoveryTemukan lokasi service secara dinamis tanpa hardcode alamat.
Buka → # Observability dan TracingTelusuri permintaan lintas service dengan distributed tracing.
Buka → # Trade-Offs MicroservicesTimbang kompleksitas operasional sebelum memecah monolith.
Buka →