Luncurkan aplikasi Java ke produksi: executable JAR, jlink, jpackage, Docker, CI/CD GitHub Actions, logging, monitoring, hingga release.
Bangun fat JAR yang dapat dijalankan dengan satu perintah java -jar.
Buka → # jlinkRangkai runtime minimal khusus aplikasi dengan jlink dan jdeps.
Buka → # jpackageBundel aplikasi Java menjadi installer platform dengan jpackage.
Buka → # Konfigurasi EnvironmentPisahkan konfigurasi dari kode agar satu build berlaku di banyak lingkungan.
Buka → # Externalized ConfigurationBaca konfigurasi dari environment variable dan berkas di luar JAR.
Buka → # Docker FundamentalsKenali image, container, dan Dockerfile untuk aplikasi Java.
Buka → # Containerizing Aplikasi JavaTulis Dockerfile JVM yang efisien dan sadar memori container.
Buka → # Docker Multi-Stage BuildsPisahkan tahap build dan runtime agar image akhir ramping.
Buka → # CI/CD FundamentalsPahami pipeline continuous integration dan delivery untuk proyek Java.
Buka → # GitHub ActionsOtomatiskan build, test, dan publish JAR dengan workflow GitHub Actions.
Buka → # Logging AplikasiKelola log produksi: rotasi, format terstruktur, dan retensi.
Buka → # Health ChecksEkspos status kesehatan aplikasi untuk orchestrator dan load balancer.
Buka → # Metrics dan MonitoringPublikasikan metrik aplikasi dan pantau dengan Micrometer serta Prometheus.
Buka → # Performance ProfilingTemukan bottleneck produksi dengan profiler dan JFR.
Buka → # Graceful ShutdownHentikan aplikasi dengan menyelesaikan pekerjaan yang sedang berjalan.
Buka → # Troubleshooting ProduksiDiagnosis aplikasi sakit di produksi dengan langkah sistematis.
Buka → # Release ManagementKelola versi rilis, changelog, dan strategi rollout mundur.
Buka →