b dan i adalah dua elemen tertua HTML — sejak awal keduanya memang hanya berarti teks tebal dan teks miring. Standar modern tidak membuangnya, tetapi memberi peran baru yang lebih sempit: menandai teks yang berbeda dari sekelilingnya tanpa menyatakan kepentingan atau aksen.

Chapter ini memetakan batas tipis antara b/i dengan strong/em, beserta pemakaian yang tetap tepat menurut spesifikasi HTML.

b: Menonjolkan Tanpa Kepentingan #

Aturan b: teks ditonjolkan agar mudah ditemukan dalam sekilas pandang — tanpa makna kepentingan ekstra. Spesifikasi HTML menyebut contoh pemakaiannya: nama produk dalam sebuah ulasan dan kalimat pembuka artikel.

html
<p>Setelah dua minggu diuji, <b>Roti Bakar Keju</b> tetap menjadi menu terlaris di kedai.</p>

Hasil Render: nama menu tampil tebal, sama seperti strong — tetapi tidak ada pernyataan penting yang diberikan pada nama menu tersebut.

  1. Baris 1 (<b> pada “Roti Bakar Keju”): penonjolan agar mudah dipindai; teks di dalamnya tidak dinyatakan lebih penting dari kalimat sekitarnya.

i: Nada Berbeda Tanpa Aksen #

Aturan i: teks berada pada nada berbeda dari kalimat sekitarnya. Spesifikasi menyebut tiga contoh khasnya — istilah taksonomi, nama kapal, dan istilah asing:

html
<p>Nama ilmiah hama tanaman tersebut adalah <i lang="la">Aphis gossypii</i>.</p>
html
<p>Kapal penyeberang <i>Nusantara Jaya</i> bertolak setiap dua jam sekali.</p>

Hasil Render: kedua teks bertanda tampil miring, sama seperti em — tanpa ada aksen yang diberikan pada kalimat. Mari kita telaah:

  1. Baris 1 (<i lang="la">): nama ilmiah dalam bahasa Latin; atribut lang ikut menandai bahasanya (dibahas pada chapter Global Attributes).
  2. Baris 2 (<i> pada nama kapal): nama diri yang lazim ditulis miring menurut konvensi tulis.

Tabel Perbandingan #

Karena tampilannya tumpang tindih, tabel berikut menjadi alat pembeda tercepat:

Aspekstrongb
Maknakepentingan kuatpenonjolan tanpa kepentingan
Contoh kasusperingatan berakibatnama produk dalam ulasan
Tampilan bawaantebaltebal
Aspekemi
Maknaperubahan aksen kalimatnada berbeda tanpa aksen
Contoh kasusmenegaskan satu kataistilah asing, nama kapal
Tampilan bawaanmiringmiring

Cara cepat memilih: bila teks penting, pakai strong; bila aksen kalimat bergeser, pakai em; bila teks hanya “berbeda kategori” dari sekitarnya, b atau i yang tepat.

Pemakaian Modern #

Bila makna yang kita butuhkan tersedia pada elemen lain, elemen itu lebih tepat: kepentingan memakai strong, aksen memakai em, hasil yang perlu disorot memakai mark. Karena itu pemakaian b dan i pada halaman modern menyempit ke daftar kategori di atas.

Ringkasan #

  • b menonjolkan tanpa makna kepentingan; i menandai nada berbeda tanpa aksen.
  • Pemakaian yang tetap tepat: nama produk, istilah asing, nama kapal, taksonomi.
  • strong/em tetap pilihan utama bila ada kepentingan atau aksen; mark untuk hasil yang disorot.
  • Keinginan “tampilan tebal atau miring semata” diselesaikan lewat CSS, bukan b/i.

Chapter berikutnya berpindah ke kutipan panjang: elemen blockquote beserta atribusi yang terlihat dan tak terlihat.