Namanya menyesatkan: address terdengar seperti wadah untuk alamat apa pun. Kenyataannya elemen ini punya tugas yang jauh lebih sempit dan lebih spesifik — salah paham pada titik ini membuat banyak halaman memakai address untuk hal yang bukan peruntukannya.

Tugas sebenarnya: address menandai informasi kontak bagi pemilik dokumen, atau bagi penulis artikel saat elemen ini berada di dalam article. Setelah memahami maknanya, penempatannya menjadi mudah ditebak.

Kontak, Bukan Sekadar Alamat #

Aturannya perlu dihafal: address = jalur menghubungi pemilik. Isi yang sah meliputi alamat email (lewat tautan mailto:), nomor telepon (tautan tel:), alamat pos (bila alamat pos memang jalur menghubunginya), dan tautan akun media sosial. Semua itu boleh dicampur dalam satu address.

Kesalahpahaman umumnya kebalikan: address kerap dipakai membungkus alamat geografis apa pun — alamat lokasi acara, alamat kantor yang hanya dipamerkan, alamat tujuan pengiriman. Pemakaian seperti itu salah, karena alamat tersebut bukan cara menghubungi pemilik halaman.

Mekanismenya: address biasa diletakkan di footer artikel atau footer situs. Browser menampilkan isinya sebagai blok teks miring (styling default yang biasa diluruskan lewat CSS); mesin dan pembaca layar mengenalinya sebagai informasi kontak.

Contoh berikut menutup artikel resep dengan blok kontak penulisnya:

html
<article>
  <h2>Resep Kopi Tubruk ala Siti</h2>
  <p>Seduh kopi bubuk kasar dengan air mendidih, diamkan tiga menit, lalu tuang perlahan.</p>
  <footer>
    <address>
      Pertanyaan resep:
      <a href="mailto:[email protected]">[email protected]</a><br>
      <a href="tel:+6281234567890">0812-3456-7890</a>
    </address>
  </footer>
</article>

Hasil Render (blok kontaknya):

Mari kita telaah kode di atas:

  1. Baris 1 (<article>): tulisan utuh dibungkus article — resep beserta penutupnya satu kesatuan.
  2. Baris 4 (<footer>): bagian penutup artikel; tempat lazim bagi informasi penulis.
  3. Baris 5 (<address>): blok kontak penulis artikel — perannya digenapi di sini.
  4. Baris 6 (<a href="mailto:...">): tautan email; alamat mailto: membuat aplikasi email terbuka saat diklik.
  5. Baris 6-7 (<br>): kedua jalur kontak dipisah baris — ganti baris yang memang bagian isi (dibahas pada chapter Br dan Hr).
  6. Baris 7 (<a href="tel:+6281234567890">): tautan telepon memakai format internasional tanpa spasi dan tanda baca; teks yang tampil tetap format lokal.

Pola yang sama bekerja untuk footer situs: address diletakkan di footer terluar halaman dan berisi kontak pengelola situs — email pengelola, telepon, dan tautan media sosial.

Alamat Lokasi Bukan Kontak #

Alamat lokasi acara atau gedung tidak memakai address kalau fungsinya hanya memberi tahu letak. Paragraf biasa sudah cukup:

html
<p>Lokasi acara: Balai Kartini, Jl. Gatot Subroto No. 27, Jakarta.</p>

Ringkasan #

  • address menandai informasi kontak pemilik dokumen atau penulis artikel.
  • Isi yang sah: email (mailto:), telepon (tel:), alamat pos sebagai jalur kontak, media sosial.
  • Penempatan lazim: footer artikel dan footer situs.
  • Alamat lokasi acara bukan kontak — cukup ditulis sebagai paragraf biasa.

Chapter berikutnya membahas div dan span — dua wadah generik untuk saat tidak ada elemen semantik yang tepat.