Tabel rapi menempatkan satu sel di tiap persimpangan baris dan kolom. Data nyata kadang menuntut sel yang lebih luas: satu label “Libur” yang membentang tiga kolom jadwal, satu nama guru yang mengisi dua jam kelas. HTML menjawab kebutuhan itu dengan dua atribut penggabung: colspan untuk arah horizontal dan rowspan untuk arah vertikal.
Chapter ini membahas keduanya, lalu membongkar kesalahan paling umum dalam pemakaiannya.
Colspan: Melebar ke Kanan #
Aturannya: colspan diletakkan pada td atau th; nilainya adalah jumlah sel yang digabung. Sel dengan colspan="3" menempati ruang tiga kolom sekaligus. Mekanismenya: browser menghitung lebar sel hasil gabungan sebagai jumlah lebar kolom yang dilalui, lalu baris berikutnya kembali ke susunan kolom normal.
Contohnya, baris libur pada jadwal kelas mingguan:
<table>
<caption>Jadwal kelas mingguan Kedai Kopi Siti</caption>
<tr>
<th>Jam</th>
<th>Kelas</th>
<th>Guru</th>
</tr>
<tr>
<td>09.00</td>
<td>Basic Espresso</td>
<td>Siti</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="3">Libur — pelatihan barista</td>
</tr>
<tr>
<td>13.00</td>
<td>Kopi Tubruk</td>
<td>Budi</td>
</tr>
</table>Hasil Render:
Mari kita telaah bagian penggabungannya:
<td colspan="3">: satu sel menggantikan tiga sel pada baris itu — “Libur” membentang kolom Jam sampai kolom Guru.- Hanya satu
tdpada baris itu: karena selnya melebar, baris ini tidak membutuhkan duatdlagi — itulah inti penggabungan.
Rowspan: Melebar ke Bawah #
Aturannya sama, arahnya berbeda: rowspan membuat sel melebar ke bawah sebanyak nilai atributnya. Contoh jadwal kelas siang dengan satu guru mengajar dua jam berurutan:
<table>
<caption>Jadwal kelas siang</caption>
<tr>
<th>Jam</th>
<th>Kelas</th>
<th>Guru</th>
</tr>
<tr>
<td>09.00</td>
<td>Basic Espresso</td>
<td rowspan="2">Siti</td>
</tr>
<tr>
<td>10.30</td>
<td>Latte Art</td>
</tr>
<tr>
<td>13.00</td>
<td>Kopi Tubruk</td>
<td>Budi</td>
</tr>
</table>Hasil Render (tanda (digabung) menandai area sel Siti yang melebar dari baris di atasnya):
Bedah selnya perlu ketelitian ekstra:
<td rowspan="2">Siti</td>: sel “Siti” melebar dua baris — menjadi milik baris 09.00 sekaligus baris 10.30.- Baris 10.30 hanya dua
td: sel ketiga sudah ditempati warisan “Siti” dari baris di atasnya — menulistdketiga justru menambah kolom baru yang tidak dimaksudkan. - Jumlah sel efektif tiap baris tetap tiga: baris 10.30 memuat dua sel tertulis ditambah satu sel warisan
rowspan.
Kesalahan Umum: Sel yang Digabung Tetap Ditulis #
Kesalahan paling sering terjadi: penulis tetap menyertakan sel yang seharusnya digantikan rowspan:
<tr>
<td>09.00</td>
<td>Basic Espresso</td>
<td rowspan="2">Siti</td>
</tr>
<tr>
<td>10.30</td>
<td>Latte Art</td>
<td>Siti</td>
</tr>Sel “Siti” kedua tidak menempati ruang yang sudah diambil rowspan — browser menempatkannya sebagai kolom keempat yang muncul tiba-tiba; kolom itu kosong pada baris-baris lain sehingga tabel tampak miring. Perbaikannya satu langkah: hapus td tersebut.
Ringkasan #
colspanmenggabung sel ke kanan;rowspanmenggabung sel ke bawah; nilai atribut = jumlah sel yang digabung.- Sel yang digantikan penggabungan tidak ditulis lagi — menulisnya tetap menumbuhkan kolom liar.
- Jaga jumlah sel efektif per baris tetap konsisten; hitung manual bila perlu.
Judul yang tepat untuk sel yang tepat — itulah tugas atribut scope pada chapter berikutnya.