Jika section adalah bagian dari kesatuan yang lebih besar, article adalah kebalikannya: konten yang mandiri. Posting blog, berita, komentar pembaca, kartu produk, satu item feed — semuanya berdiri sendiri: dicabut dari halamannya, maknanya tetap utuh.
Aturan article: gunakan untuk potongan konten yang tetap masuk akal bila dipindahkan atau disindikasikan. Uji cepatnya: kalau isi ini layak menjadi satu entri RSS, ia layak article. Mekanisme manfaatnya: mesin pencari dan pembaca layar mengenali tiap article sebagai satu unit konten — satu judul, satu penulis, satu kesatuan gagasan — bukan sekadar potongan halaman.
Contoh: Artikel Blog Mini #
<article>
<header>
<h2>Kopi Tubruk ala Siti</h2>
<p>Oleh Budi — <time datetime="2026-11-02">2 November 2026</time></p>
</header>
<p>Kopi tubruk adalah kopi paling sederhana: bubuk dan air mendidih.</p>
<p>Siti menakar dua sendok bubuk, menuang air baru mendidih, lalu menunggu tiga menit.</p>
<footer>
<p>Seri seduh manual: <a href="v60.html">Racik V60 di Rumah</a></p>
</footer>
</article>Hasil Render: judul, baris penulis dan tanggal, dua paragraf, lalu satu baris tautan — tersusun menurun. Mari kita telaah:
- Baris 1 (
<article>): unit mandiri — kirim ke feed, simpan ke arsip, tampilkan di halaman mana pun, isinya tetap masuk akal. - Baris 2-5 (
<header>): pengantar khusus artikel — judul plus metadata penulis dan waktu; pasangan khasarticle. - Baris 6-7 (
<p>): isi artikel — gagasan yang utuh meski pendek. - Baris 8-10 (
<footer>): penutup khusus artikel — meta tambahan seperti tautan lanjutan; ini bukan penutup situs.
article Boleh Bersarang #
Komentar adalah contoh klasiknya: komentar itu sendiri konten mandiri, jadi ia article di dalam article:
<article>
<h2>Kopi Tubruk ala Siti</h2>
<p>Isi artikel tetap di sini.</p>
<section>
<h3>Komentar</h3>
<article>
<h4>Dewi</h4>
<p>Langsung coba besok pagi!</p>
</article>
</section>
</article>Struktur ini membaca alami dari luar ke dalam: artikel besar, kelompok komentar, lalu satu komentar. Heading mengikuti tingkatnya — h2 untuk judul artikel, h3 untuk kelompok, h4 untuk nama komentator. Pola ini hidup di hampir semua blog: pembaca layar bisa melompat dari artikel ke kelompok komentar, lalu menelusuri komentar satu per satu karena tiap komentar dikenali sebagai unit tersendiri. Tanpa article pada komentar, semua komentar menyatu menjadi satu blok panjang yang harus dibaca berurutan.
Ringkasan #
articlemembungkus konten mandiri; uji cepat: layak jadi entri RSS?- Pasangan khas: heading plus metadata penulis dan waktu, sering lewat
headerdanfooter. articleboleh bersarang — komentar adalaharticledi dalamarticle.- “article” tidak berarti tulisan: kartu produk pun layak memakainya.
Chapter berikutnya membahas aside — konten pelengkap yang boleh dihapus tanpa merusak isi utama.