Halaman ketiga masih berupa kerangka ber-menu; bagian penutup ini mengisinya dengan section tips dan tautan referensi, lalu menutup situs dengan footer. Tersisa satu tugas khas situs multi-halaman: memeriksa setiap tautan yang kita pasang sejak Bagian 1, di tiga berkas sekaligus.
Section-Section Tips #
Lengkapi main pada tips.html dengan tiga section tips. Potongan berikut sama persis dengan baris 22-49 berkas final — pengantarnya kita tulis pada Bagian 4, section-nya menyusul sekarang:
<h1>Tips Perjalanan</h1>
<p>Tips berikut disarikan dari pengalaman redaksi menemani pembaca menjelajah Bandung dan sekitarnya.</p>
<!-- Tips: sebelum berangkat -->
<section id="sebelum-berangkat">
<h2>Sebelum Berangkat</h2>
<ul>
<li>Periksa prakiraan cuaca Bandung dan Lembang; suhu pagi di pegunungan jauh lebih rendah.</li>
<li>Bawa jaket tipis dan payung kecil — cuaca kota bisa berubah cepat.</li>
<li>Pesan tiket kereta atau bus akhir pekan paling lambat tiga hari sebelumnya.</li>
<li>Unduh peta luring untuk jalur Lembang dan Ciwidey.</li>
</ul>
</section>
<!-- Tips: saat berkunjung -->
<section id="saat-berkunjung">
<h2>Saat Berkunjung</h2>
<ul>
<li>Berangkat pagi untuk Tangkuban Perahu dan Kawah Putih agar terhindar dari antrean parkir.</li>
<li>Sisakan sore untuk Jalan Braga; suasana jalan paling hidup setelah <time datetime="16:00">16.00</time> WIB.</li>
<li>Cicipi satu menu khas per kedai, bukan semua menu di satu kedai.</li>
<li>Simpan tautan peta tiap destinasi dari halaman Daftar Destinasi sebelum berangkat.</li>
</ul>
</section>
<!-- Tips: waktu terbaik -->
<section id="waktu-terbaik">
<h2>Waktu Terbaik Berkunjung</h2>
<p>Musim kemarau antara Juni dan September menawarkan langit paling cerah untuk melihat kawah; akhir pekan ramai, hari kerja lebih tenang.</p>
<p>Pada musim hujan, kabut pagi di Kawah Putih justru tebal dan fotogenik — asalkan jalur berkendara diperiksa terlebih dulu.</p>
</section>Mari kita bedah baris demi baris:
h1dan pengantar (baris 1-2): pola pembuka yang sama dengan halaman destinasi — judul halaman lalu satu paragraf yang menjanjikan isi.- Section ber-
h2danul(baris 3-22): tiap section satu topik persiapan; butirnyaulkarena urutan saran bebas ditukar. Satu butir satu saran — pengunjung memindai, bukan membaca berurutan. timedi dalam kalimat (baris 18): jam16.00bertandatime datetime="16:00"meski berada di tengah saran —timetidak harus menjadi baris informasi tersendiri seperti jam buka destinasi; ia cukup melapisi teks berwaktu di mana pun.- Section naratif (baris 23-28): dua paragraf tanpa daftar — section tidak wajib berisi
ul; headingh2tetap menjaga bagiannya mudah ditemukan.
Referensi dengan Teks Tautan yang Jelas #
Section terakhir mengarahkan pengunjung ke sumber lanjutan. Potongan berikut sama persis dengan baris 50-59 berkas final:
<!-- Referensi lanjutan -->
<section id="referensi">
<h2>Referensi Lanjutan</h2>
<p>Untuk informasi resmi dan jadwal terkini, kunjungi sumber berikut:</p>
<ul>
<li><a href="https://www.example.com/pariwisata-bandung" target="_blank" rel="noopener">Portal informasi pariwisata resmi kawasan Bandung</a></li>
<li><a href="https://www.example.com/jadwal-kereta" target="_blank" rel="noopener">Jadwal kereta api menuju Stasiun Bandung</a></li>
<li><a href="https://www.example.com/cuaca-bandung" target="_blank" rel="noopener">Prakiraan cuaca Bandung dan sekitarnya</a></li>
</ul>
</section>Bedah potongan ini:
ultiga tautan (baris 5-9): daftar referensi — setiap butir satu tautan, teksnya menyebut sumber dan isinya.- Link text yang berdiri sendiri (baris 6-8): “Jadwal kereta api menuju Stasiun Bandung” dipahami tanpa membaca kalimat sekitarnya — pembaca layar yang melompat dari tautan ke tautan mendengar tujuan setiap tautan secara utuh, inti chapter Link Text yang Jelas. Teks semacam “klik di sini” tidak mengatakan apa-apa bila didengar terpisah.
target="_blank"danrel="noopener"(baris 6-8): tautan eksternal dibuka di tab baru — konsisten dengan tautan peta pada Bagian 3; satu kebiasaan untuk satu jenis tautan.
Footer Penutup Situs #
Ketiga halaman ditutup blok yang sama. Potongan berikut sama persis dengan baris 62-67 tips.html:
<footer>
<address>
<a href="mailto:[email protected]">[email protected]</a>
</address>
<p><small>© <time datetime="2026">2026</time> Jelajah Bandung.</small></p>
</footer>Bedah potongan penutup ini:
addressfooter (baris 2-4): identitas situs — alamat email redaksi sebagai kanal kontak utama.addresskini hadir di dua peran: alamat fisik destinasi di Bagian 3 dan identitas pemilik situs di sini; keduanya sah karena maknanya memang kontak bagi konteksnya.- Hak cipta bertanda
time(baris 5): tahun dibungkustime datetime="2026",smallmenandai baris keterangan ringkas — penutup yang sama menempel di dua berkas lain, menandai situs yang konsisten sampai baris terakhir.
Uji Menyeluruh Tiga Halaman #
Satu tautan rusak bisa bersembunyi di berkas mana pun, maka ujinya menyusuri semuanya. Jalankan putaran penuh dari index.html:
- Klik ketiga item menu di ketiga halaman — sembilan klik, sembilan perpindahan yang benar.
- Klik tautan ajakan dan ketiga kartu destinasi dari beranda — setiap kartu mendarat pada bagiannya.
- Klik tiga tautan peta dan tiga tautan referensi — tab baru terbuka, halaman panduan tetap tinggal.
- Periksa judul tab tiap halaman — semuanya unik.
- Ketuk tautan telepon dari ponsel bila ada — aplikasi panggilan menyiapkan nomor redaksi.
Inilah halaman ketiga yang baru selesai — coba klik ketiga tautan referensinya, masing-masing terbuka di tab baru:
Pada demo, tautan antarhalaman dimatikan (nilainya diganti #) karena demo hanya satu potongan berkas — unduh ketiga berkasnya untuk navigasi sungguhan; tautan mailto: biasanya juga ditahan browser di dalam iframe.
Ringkasan Bagian 5 #
- Section tips menampung saran dalam
ulmaupun paragraf;timebisa melapisi jam di tengah kalimat. - Tautan referensi memakai link text yang berdiri sendiri, dibuka di tab baru seperti tautan peta.
- Footer identik di tiga berkas; uji akhir menyusuri semua tautan dan memvalidasi ketiganya.
Proyek selesai. Berkas lengkap dapat diunduh dari halaman overview proyek.