Kita sudah membahas alt dua kali di Section Images: chapter alt-attribute mengajarkan aturan wajibnya, chapter alternative-text melatih cara menulisnya. Chapter ini memperdalam dari sisi penerima: bagaimana isi alt dibacakan pembaca layar, dan bagaimana keputusan jenis gambar menentukan isi yang tepat.
Kuncinya satu: pembaca layar membacakan alt tepat pada posisi gambar di dalam urutan teks. Kalimat dalam alt menjadi bagian dari kalimat halaman — didengar sekali, di tempat itu, tanpa gambar aslinya. Segala keputusan lain mengikuti dari mekanisme ini.
Tiga Perilaku Pembaca Layar #
Perilaku pembaca layar terhadap atribut alt punya tiga keadaan yang perlu kita hafal:
altberisi teks — teks itu dibacakan menggantikan gambar, lengkap dengan pengumuman “gambar”.alttidak ditulis sama sekali — sebagian pembaca layar membacakan nama berkasnya, sebagian lain cukup mengumumkan “gambar”; keduanya sama-sama tidak membantu.alt=""(kosong sengaja) — gambar dilewati tanpa suara, seolah tidak ada; ini cara sah menandai gambar hias.
Detail penting pada keadaan ketiga: kosong berarti kosong. Menulis alt="gambar dekoratif" justru memaksa pengguna mendengar pengumuman yang tidak berisi informasi — gambar yang mau dilewati malah diperkenalkan. Kalau keputusannya dekoratif, biarkan pembaca layar benar-benar diam.
Empat Keputusan Berdasarkan Peran #
| Peran gambar | Perlakuan | Contoh |
|---|---|---|
| Dekoratif | alt="" | ornamen garis, foto suasana latar |
| Informatif | alt deskriptif | foto produk, foto orang |
| Fungsional | alt berisi aksinya | ikon tombol pencarian |
| Kompleks | alt ringkas + teks lengkap di dekatnya | grafik penjualan |
Aturan untuk gambar fungsional tegas: alt menyebut aksi, bukan penampilan. Tombol ikon pencarian memakai alt="Cari", bukan alt="kaca pembesar" — pengguna butuh tahu apa yang terjadi saat tombol ditekan, bukan bagaimana ikonnya tampak.
Contoh Empat Jenis #
<img src="ornamen-garis.svg" alt="">
<img src="kopi-susu.jpg" alt="Segelas kopi susu di atas meja kayu kedai">
<button type="button">
<img src="ikon-cari.svg" alt="Cari">
</button>
<figure>
<img src="grafik-penjualan.png" alt="Grafik penjualan naik tiga bulan berturut-turut">
<figcaption>Penjualan Juli sampai September 2026. Rincian angka pada tabel di bawah grafik.</figcaption>
</figure>Mari kita bedah keempat keputusannya:
- Baris 1 (
alt=""): ornamen garis tidak membawa informasi — dilewati senyap; halaman tetap terbaca utuh tanpanya. - Baris 3 (
altdeskriptif): foto produk informatif — isinya menjawab apa dan di mana, mengikuti latihan penulisan pada Section Images. - Baris 5-7 (
alt="Cari"di dalam button): gambar fungsional — aksi tombol menjadi nama tombolnya; pengguna mendengar “tombol Cari” saat fokus tiba. - Baris 9-12 (grafik kompleks):
altmerangkum tren utama,figcaptionmengarahkan pembaca ke rincian — data lengkapnya hidup sebagai tabel di teks, bukan dipadatkan ke dalam satu atribut.
Ringkasan #
- Pembaca layar membacakan
altpada posisi gambar, sebagai bagian dari teks halaman. alt=""melewati gambar hias sepenuhnya — jangan menulis “gambar dekoratif”.- Gambar fungsional memakai
altberisi aksi: “Cari”, bukan “kaca pembesar”. - Grafik kompleks: ringkas tren di
alt, letakkan data lengkap sebagai teks atau tabel terdekat.
Gambar bukan satu-satunya konten yang butuh nama. Kontrol form membutuhkan label yang terbaca saat difokuskan — chapter berikutnya.