Editor memberi kenyamanan, tetapi terminal adalah sumber kebenaran bagi peralatan Go: semua yang dilakukan editor pada akhirnya memanggil perintah go di balik layar. Menguasai beberapa perintah inti dari terminal membuat kita bisa memverifikasi instalasi, menjalankan program di komputer mana pun, dan mendiagnosis masalah tanpa tergantung pada fitur editor. Pada chapter ini kita akan menjalankan empat perintah paling fundamental: go version, go run, go env, dan go help.
Memeriksa Versi dengan go version #
Perintah go version mencetak versi toolchain yang aktif diikuti sistem operasi dan arsitektur prosesornya. Perintah ini adalah cara tercepat memastikan instalasi Go hidup dan terbaca oleh PATH:
go versionOutput yang Dihasilkan:
go version go1.27.2 linux/amd64Tiga bagian keluaran tersebut punya arti masing-masing: go1.27.2 adalah versi toolchain, linux adalah sistem operasi tempat toolchain tersebut dibangun, dan amd64 adalah arsitektur prosesornya. Keluaran di atas diambil dari lingkungan penulisan materi ini; di komputer Windows atau macOS, dua bagian terakhir akan menyesuaikan secara otomatis.
Menjalankan Program dengan go run #
Perintah go run mengompilasi satu program lalu langsung menjalankan hasilnya dalam satu langkah, tanpa menyisakan berkas biner di folder kerja. Mari kita buat program kecil di luar proyek untuk membuktikannya. Simpan kode berikut ke berkas /tmp/halo.go:
package main
import "fmt"
func main() {
fmt.Println("Halo dari terminal!")
}Lalu jalankan dengan menyebut jalur berkasnya:
go run /tmp/halo.goOutput yang Dihasilkan:
Halo dari terminal!Di balik layar, perintah go run mengompilasi program ke direktori sementara, mengeksekusinya, lalu membersihkan jejaknya. Hasil kompilasi yang sama disimpan di build cache, sehingga pemanggilan berikutnya dengan berkas yang tidak berubah berjalan jauh lebih cepat. Untuk program latihan satu berkas yang hanya memakai standard library, jalur ini bekerja meski /tmp tidak memiliki go.mod; proyek dengan banyak berkas tetap membutuhkan module sebagaimana dibahas pada chapter Memahami Go Workspace
.
Melihat Konfigurasi dengan go env #
Perintah go env mencetak seluruh konfigurasi lingkungan Go, atau nilai satu variabel saja apabila nama variabelnya disertakan sebagai argumen. Perintah ini adalah alat diagnosis pertama ketika perilaku go terasa aneh:
go env GOVERSION GOROOT GOPATH GOCACHEOutput yang Dihasilkan:
go1.27.2
/home/z/tools/go
/home/z/go
/home/z/.cache/go-buildEmpat baris tersebut menjawab empat pertanyaan yang paling sering muncul: versi toolchain yang aktif (GOVERSION), lokasi instalasi Go (GOROOT), direktori kerja pengguna (GOPATH), dan lokasi build cache (GOCACHE). Nilai-nilai di atas milik lingkungan penulisan materi ini; di komputer Anda, tiga baris terakhir mengikuti lokasi instalasi dan direktori home Anda masing-masing. Perintah go env tanpa argumen akan mencetak seluruh variabel sekaligus, sedangkan go env -w untuk mengubah nilai permanen telah kita praktikkan pada chapter Konfigurasi GOROOT dan GOPATH
.
Menjelajahi Perintah dengan go help #
Perintah go memiliki puluhan subperintah, dan go help mencetak seluruh daftarnya beserta topik bantuan tambahan:
go helpOutput yang Dihasilkan:
Go is a tool for managing Go source code.
Usage:
go <command> [arguments]
The commands are:
bug start a bug report
build compile packages and dependencies
clean remove object files and cached files
doc show documentation for package or symbol
env print Go environment information
fix apply fixes suggested by static checkers
fmt gofmt (reformat) package sources
generate generate Go files by processing source
get add dependencies to current module and install them
install compile and install packages and dependencies
list list packages or modules
mod module maintenance
run compile and run Go program
telemetry manage telemetry data and settings
test test packages
tool run specified go tool
version print Go version
vet report likely mistakes in packages
work workspace maintenance
Use "go help <command>" for more information about a command.
Additional help topics:
buildconstraint build constraints
buildjson build -json encoding
buildmode build modes
c calling between Go and C
cache build and test caching
environment environment variables
filetype file types
goauth GOAUTH environment variable
go.mod the go.mod file
gopath GOPATH environment variable
goproxy module proxy protocol
importpath import path syntax
modules modules, module versions, and more
module-auth module authentication using go.sum
packages package lists and patterns
private configuration for downloading non-public code
testflag testing flags
testfunc testing functions
vcs controlling version control with GOVCS
Use "go help <topic>" for more information about that topic.Daftar tersebut dibaca seperti peta jalan: baris run menjelaskan dirinya sebagai “compile and run Go program”, dan setiap subperintah lain memiliki penjelasan satu baris yang serupa. Topik bantuan tambahan di bagian bawah membedah konsep lintas perintah, misalnya go help environment untuk seluruh variabel lingkungan, go help modules untuk sistem module, dan go help cache untuk cara kerja cache.
Ringkasan Perintah Inti #
| Perintah | Fungsi | Contoh pemakaian |
|---|---|---|
go version | mencetak versi dan arsitektur toolchain | memverifikasi instalasi |
go run | mengompilasi lalu menjalankan program | uji cepat program latihan |
go env | mencetak konfigurasi lingkungan Go | memeriksa GOPATH dan GOROOT |
go help | mencetak daftar perintah dan topik bantuan | menjelajahi subperintah baru |
Empat perintah ini adalah pintu masuk ke seluruh ekosistem tooling Go. Sebelum melangkah ke materi bahasa, ada satu lapisan pengetahuan terakhir yang perlu kita miliki: membaca angka versi Go dan kebijakan dukungannya, karena angka tersebut akan menyertai kita di setiap go.mod dan catatan rilis.
Referensi #
- Command go
— dokumentasi resmi seluruh subperintah
go. - Tutorial: Get started with Go — tutorial resmi yang memakai perintah-perintah yang sama.