Keamanan bukan fitur tambahan, melainkan kebutuhan dasar aplikasi yang menangani data pengguna. Section ini membahas praktik aman di Go: penyimpanan password dengan hashing, manajemen session dan cookie, token-based authentication, pencegahan CSRF dan CORS yang benar, SQL injection, penyimpanan secret, hingga audit keamanan dependency dan logging yang aman.
Simpan password dengan hashing bcrypt dan salt, bukan plaintext.
Buka → # Session ManagementKelola sesi login dengan session ID dan penyimpanan sisi server.
Buka → # Cookie SecurityAtur attribute cookie HttpOnly, Secure, dan SameSite.
Buka → # Token-Based AuthenticationAutentikasi stateless dengan token yang ditandatangani.
Buka → # OAuth2 dan OIDCPahami alur otorisasi pihak ketiga dan login terpusat.
Buka → # CSRFCegah cross-site request forgery dengan token dan SameSite.
Buka → # CORSAtur akses resource lintas origin dengan header yang benar.
Buka → # SQL InjectionCegah SQL injection dengan parameter binding dan input validation.
Buka → # Secure ConfigurationSimpan secret dan konfigurasi dengan aman, jauh dari kode.
Buka → # Dependency SecurityAudit celah keamanan dependency dengan govulncheck.
Buka → # Secure LoggingCatat aktivitas tanpa membocorkan data sensitif.
Buka →