Kerja sama Git berpusat pada remote: salinan repository yang menjadi titik temu para kontributor. Section ini membahas pengelolaan remote, pertukaran perubahan dengan fetch, pull, dan push, serta penanganan penolakan push yang kerap membingungkan pemula.
Pahami remote sebagai salinan repository di lokasi lain beserta perannya dalam kolaborasi.
Buka → # git remoteKelola daftar remote dengan git remote add, rename, dan remove.
Buka → # Menambahkan RemoteDaftarkan remote origin dan remote tambahan seperti upstream.
Buka → # Mengganti Remote URLUbah alamat remote saat berpindah layanan hosting atau protokol.
Buka → # git fetchTarik pembaruan remote tanpa menggabungkannya ke branch lokal.
Buka → # git pullTarik sekaligus gabungkan pembaruan remote dengan git pull dan git pull --rebase.
Buka → # git pushDorong commit lokal ke remote beserta pengaturan upstream dengan opsi -u.
Buka → # Upstream BranchPahami relasi branch lokal dengan branch remote yang dilacaknya.
Buka → # Tracking BranchAtur pelacakan branch otomatis dengan --set-upstream-to dan push -u.
Buka → # Remote-Tracking BranchPahami branch origin/* sebagai cermin posisi remote pada saat fetch terakhir.
Buka → # Remote Branch ManagementKelola branch remote: prune referensi usang dan rapikan daftar branch.
Buka → # Push RejectedDiagnosa push yang ditolak dan urutan penyelesaiannya tanpa kehilangan pekerjaan.
Buka → # Non-Fast-Forward PushPahami penolakan non-fast-forward dan opsi --force-with-lease yang lebih aman.
Buka → # Sinkronisasi RemoteRangkai fetch, pull, dan push menjadi rutinitas sinkronisasi harian.
Buka → # Menghapus Remote BranchHapus branch di remote dengan push --delete dan rapikan kolaborasi.
Buka →