Tidak semua berkas layak masuk riwayat, dan tidak semua salinan harus membawa seluruh isi repository. Section ini membahas .gitignore, manajemen berkas dengan git rm dan git mv, penanganan berkas besar dengan LFS, submodule, worktree, dan pembersihan repository.
Abaikan berkas dan direktori yang tidak perlu masuk riwayat dengan .gitignore.
Buka → # Pola .gitignoreKuasai pola .gitignore: tanda bintang, direktori, negasi, dan hirarki berkas.
Buka → # Mengabaikan File yang Terlanjur DilacakHentikan pelacakan berkas tanpa menghapusnya dari working directory.
Buka → # git rmHapus berkas dari repository sekaligus working directory dengan git rm.
Buka → # git mvPindahkan dan ganti nama berkas dengan riwayat yang tetap tertelusuri.
Buka → # File Mode dan PermissionAtasi perubahan permission yang memicu diff palsu dengan core.fileMode.
Buka → # Symbolic LinksPahami cara Git menyimpan symlink dan risikonya lintas sistem operasi.
Buka → # File Biner dan DiffTangani diff berkas biner dengan heuristik dan atribut diff khusus.
Buka → # File BesarKenali masalah berkas besar dalam riwayat dan cara mencegahnya.
Buka → # Git LFSSimpan berkas besar di Git Large File Storage agar repository tetap ringan.
Buka → # Sparse CheckoutAmbil hanya sebagian direktori repository dengan git sparse-checkout.
Buka → # Shallow CloneSalin repository tanpa seluruh riwayat dengan clone --depth.
Buka → # SubmodulesSematkan repository lain di dalam repository utama dengan git submodule.
Buka → # git worktreeBekerja di beberapa branch sekaligus tanpa menyalin ulang repository dengan git worktree.
Buka → # Membersihkan RepositoryBersihkan berkas tak terlacak dengan git clean dan opsi keamanannya.
Buka →